Palangka Raya, lintasberita1.com – Anggota DPRD Palangka Raya, Beta Syailendra meminta pemerintah kota dan kepolisian setempat, menyelidiki penyebab terjadinya antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Ini penyebabnya apa, kalau tidak dicari penyebabnya oleh pemkot dan kepolisian, tentu persoalan ini bisa berkepanjangan dan meresahkan masyarakat,” ucapnya, Sabtu, 11 Juni 2022.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyatakan, apabila ada pengurangan, harusnya ada penjelasannya dari instansi yang berwenang menangani persoalan BBM terutama pihak Pertamina setempat.

“Kami juga bertanya-tanya terkait hal ini kenapa kok antrean di SPBU panjang sekali. Apakah ini diduga efek dari adanya oknum tidak bertanggung jawab melakukan penimbunan BBM, terutama jenis Pertalite yang harganya cukup terjangkau,” tuturnya.

Dia juga menekankan kepada pemangku kebijakan di daerah setempat, apabila persoalan ini dibiarkan terus menerus dan lambat ditangani, dikhawatirkan dapat membuat masyarakat resah.

Sebab, selama ini dengan adanya kondisi tersebut, dikhawatirkan bisa memengaruhi kenaikan harga sembilan bahan pokok di pasar tradisional, toko-toko swalayan dan mini market.

www.lintasberita1.com *#TIM#*