“Tanpa fasilitas yang memadai dan akreditasi resmi, pendidikan vokasi tidak akan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para lulusannya,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter dalam pendidikan vokasi. Erlan menyatakan bahwa generasi muda tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis tetapi juga sikap profesional yang mewujudkan etos kerja, tanggung jawab, dan komitmen.

“Pendidikan vokasi seharusnya mengajarkan kedisiplinan, etika, dan kerja sama tim, dan ini merupakan nilai tambah yang sangat dihargai di dunia kerja,” imbuhnya.

Erlan percaya bahwa memprioritaskan pendidikan vokasi sangat penting bagi agenda pembangunan kota, khususnya untuk mengatasi pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui pendidikan vokasi, kita tidak hanya menyiapkan orang untuk bekerja, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih mandiri dan produktif,” kata Erlan. *#TIM#* www.lintasberita1.com