PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Selain sebagai agen perubahan dan kontrol kebijakan pemerintah, mahasiswa diharapkan dapat menjadi corong edukasi di masyarakat. Itulah disampaikan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE., M.Si., terlebih terkait kebijakan-kebijakan pemerintah yang hadir ditengah pandemi Covid-19.
“Sebagai mahasiswa, tentu memiliki kemampuan menganalisis pemahaman, intelektual dan kritis dalam menghadapi kondisi sosial di masyarakat. Harapan saya, kelebihan tersebut dapat diaplikasikan ditengah masyarakat. Dapat sebagai wadah bagi masyarakat untuk menemukan solusi dan bagi permerintah untuk menentukan langkah pembangunan,” ucapnya
Lanjutnya, ditengah pandemi Covid-19, diharapkan mahasiswa dapat lebih mengambil peranan. Apakah itu terkait mendukung program pemerintah seperti food estate, sosialisasi protokol kesehatan dan lainnya. Selain itu juga mengambil peran di masyarakat sebagai kaum berpendidikan dalam memberikan edukasi, memecahkan solusi sosial masyarakat. Selain itu dapat memberikan masukan positif bagi pemerintah dan masyarakat.
“Corong edukasi baik kepada pemerintah dan masyarakat. Menganalisis persoalan yang ada kemudian turut mencari solusinya,” katanya.
Menanggapi terkait program vaksinasi dan kini terkait PPKM, besar harapannya mahasiawa bisa menjadi corong. Artinya ikut mensosialisasikan dan menjelaskan apa saja maksud dan tujuan program tersebut kepada masyarakat. Selain itu, dapat menganalisis apa dampak yang terjadi di masyarakat, yang kemudian dicarikan solusinya. Setelah itu, solusi tersebut dapat disampaikan ke pemerintah.


