PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Dalam rangka memfasilitasi mahasiswa baru yang terkendala teknologi, Rektor UPR fasilitasi registrasi secara offline dan online dalam melakukan proses registrasi di Universitas Palangka Raya. Senin (12/10/2020).
Rektor UPR Dr. Andrie Elia.SE.M.Si mengatakan akan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Salah satunya, menyediakan fasilitas dan membuat jadwal dengan membagi atau membatasi jumlah mahasiswa agar dalam melakukan registrasi offline tidak menyebabkan penumpukan massa.Lebih lanjut, Ia menambahkan akan tetap memberikan pelayanan yang prima agar bisa mempermudah proses registrasi mahasiswa/i UPR melaksanakan registrasi secara offline.
Ada mekanisme yang diatur dalam registrasi ini, terutama terkait protokol kesehatan. Kemudian juga jumlah dan waktu diatur
“Mekanisme khusus yang dilakukan yakni, ditetapkan nomor urut kepada mahasiwa yang hendak meregistrasi dihari tertentu. Wajib menggunakan masker. Dan saat sesi wawancara dilakukan melalui rekaman video dari sistem yang disediakan.” ucapnya
“Saya menyampaikan terima kasih kepada anak-anak ku mahasiswa/i yang telah melakukan wawancara melalui video menggunakan jaringan LAN atau offline. Meski kita melakukan registrasi offline, kita harus taat protokol kesehatan,” tegasnya.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan adanya aturan terkait protokol kesehatan, tidak semua prosedur pelayanan administrasi bisa dilakukan secara daring, ada beberapa urusan harus tatap muka namun harus mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masih ada yang belum paham menggunakan teknologi. Seperti masyarakat di daerah pedalaman, pelosok dan belum terjamah kemajuan teknologi


