PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, mengapresiasi sejumlah perusahaan perkebunan di Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang dinilai telah memenuhi kewajiban penyediaan kebun plasma bagi masyarakat sekitar.
Menurut Sutik, kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus dapat mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah Barito Timur.
“Alhamdulillah, dari tiga perusahaan perkebunan yang kami bahas dalam pertemuan beberapa hari yang lalu, semuanya telah memenuhi kewajiban plasma. Bahkan, ada perusahaan yang realisasinya melebihi ketentuan minimal 20 persen,” kata Sutik, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, pembahasan tersebut baru melibatkan tiga perusahaan perkebunan. Perusahaan lainnya akan dibahas secara bertahap dalam agenda berikutnya.
“Pembahasan kali ini baru melibatkan tiga perusahaan perkebunan. Sementara perusahaan lainnya akan dibahas secara bertahap dalam agenda berikutnya,” ujarnya.
Selain membahas kewajiban penyediaan kebun plasma, pertemuan tersebut juga membahas pelaksanaan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS).
Sutik mengatakan, terdapat sejumlah kegiatan rehabilitasi DAS yang belum dapat dilaksanakan karena mempertimbangkan kondisi cuaca, khususnya musim kemarau.
“Selain membahas kebun plasma, pertemuan juga menyinggung pelaksanaan rehabilitasi daerah aliran sungai (rehab DAS). Beberapa kegiatan rehabilitasi masih belum dapat dilaksanakan karena mempertimbangkan kondisi musim kemarau,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut turut hadir pengurus koperasi, kepala desa, serta unsur pemerintah setempat. Keterlibatan berbagai pihak tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dalam memastikan kewajiban perusahaan dan program pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Kehadiran seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjalankan berbagai kewajiban serta program pembangunan di daerah,” pungkas Sutik.
Ke depan, DPRD Kalteng akan melanjutkan pembahasan dengan perusahaan perkebunan lainnya guna memastikan pelaksanaan kewajiban terhadap masyarakat dan lingkungan dapat berjalan secara optimal. *#TIM#* www.lintasberita1.com

