PALANGKA RAYA – www.lintasberita1.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, membuka secara resmi Kalteng Expo 2026 yang ditandai dengan pengguntingan pita di Halaman GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya.
Pada pembukaan tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Usai seremoni pembukaan, Gubernur meninjau sejumlah stan di Hall A dan Hall B area pameran Kalteng Expo 2026.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan bahwa Kalteng Expo 2026 bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi, inovasi, dan kreativitas dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kalteng Expo ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah agar semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Salah satu instansi yang turut berpartisipasi dalam ajang tahunan ini adalah Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Dislutkan mengusung konsep “Ekonomi Biru” yang menampilkan potensi kelautan dan perikanan sebagai sektor strategis penopang ekonomi daerah.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
“Sektor perikanan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pembukaan peluang usaha dan lapangan kerja, serta penyediaan pangan yang sehat dan bergizi. Dengan potensi yang dimiliki Kalimantan Tengah, sektor ini diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Stan Dislutkan menampilkan ornamen kapal penangkap ikan dan komoditas unggulan udang vaname sebagai simbol keberhasilan budidaya perikanan di Kalimantan Tengah yang bernilai ekonomi tinggi serta memiliki peluang pasar yang luas.
Selain itu, Dislutkan juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, seperti sosialisasi sektor kelautan dan perikanan, kampanye gemar makan ikan untuk meningkatkan gizi keluarga, hingga demonstrasi produk olahan hasil perikanan.
Berbagai produk UMKM binaan turut dipamerkan, di antaranya amplang tenggiri, pangsit ikan tenggiri dan gabus, stik tenggiri dan patin, tepung ikan gabus, abon patin kandas serai, sabun rumput laut, hingga aneka produk olahan mangrove.
Tak hanya produk olahan, Dislutkan juga menjual produk segar seperti udang vaname, ikan patin, dan ikan nila melalui Pasar Penyeimbang dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) di area expo.
Untuk menambah semarak kegiatan, Dislutkan menyediakan undian berhadiah setiap hari selama pelaksanaan expo, termasuk hadiah utama yang akan diundi pada malam penutupan Kalteng Expo 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui semangat sinergi dan inovasi, Kalteng Expo 2026 diharapkan menjadi wadah kolaborasi strategis untuk memperkuat identitas Kalimantan Tengah sebagai provinsi yang berkah, maju, dan sejahtera, sekaligus menampilkan potensi ekonomi, produk unggulan, serta kreativitas masyarakat daerah. *#TIM#* www.lintasberita1.com

