Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, menerima kunjungan Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pontianak, Bayu Y. Suharto, bersama tim di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi dan penguatan pengawasan kelautan dan perikanan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sri Widanarni menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Stasiun PSDKP KKP Pontianak dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Stasiun PSDKP KKP Pontianak menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengawasan serta penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah poin strategis, antara lain mekanisme pengawasan kapal penangkapan ikan dan kapal pengangkut ikan, pengawasan perizinan pelaku usaha pemanfaatan ruang laut di kawasan pesisir, serta peningkatan kerja sama dan kolaborasi melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Selain itu, turut disampaikan adanya aktivitas kapal nelayan dari luar daerah yang melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Kalimantan Tengah. Melalui koordinasi dan kolaborasi dengan Stasiun PSDKP KKP Pontianak, pengawasan diharapkan dapat berjalan lebih efektif guna mencegah potensi konflik serta meminimalkan dampak negatif antara nelayan lokal dan nelayan luar daerah.
Kepala Bidang PSDKP Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Flederyck, yang turut mendampingi pertemuan tersebut, mengapresiasi terjalinnya kerja sama dan kolaborasi ini.
“Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat efektivitas pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya pada wilayah kewenangan 0–12 mil laut dengan garis pantai sekitar 750 kilometer. Melalui kolaborasi ini, pelaksanaan pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi guna mendukung pengelolaan kelautan dan perikanan yang tertib dan berkelanjutan,” jelasnya.
Kerja sama tersebut bertujuan mewujudkan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan yang tertib dan taat hukum dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, saling mendukung, serta berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengawasan juga dilaksanakan berdasarkan asas manfaat dan keseimbangan serta menerapkan prinsip perikanan yang bertanggung jawab di wilayah Kalimantan Tengah.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Perikanan Tangkap Nita Fera, Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir Zur Rawdoh, serta Plt. Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Dyan Pujiantoro. Pada kesempatan itu disepakati akan disusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan Stasiun PSDKP KKP Pontianak untuk meningkatkan koordinasi, sinergi, dan efektivitas pelaksanaan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, termasuk dalam penegakan hukum, pertukaran data dan informasi, serta pelaksanaan pengawasan terpadu di wilayah Kalimantan Tengah.
“Dengan terbangunnya sinergitas dan kolaborasi yang kuat antarinstansi, diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan keberlanjutan ekosistem perairan Kalimantan Tengah, memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, serta mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan. Upaya ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir,” tutup Sri Widanarni. *#TIM#* www.lintasberita1.com

