Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, menegaskan pentingnya pembangunan fasilitas publik yang ramah bagi anak-anak dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan.
Ia menilai, hingga kini masih banyak ruang publik seperti taman kota, trotoar, maupun fasilitas pelayanan yang belum sepenuhnya memperhatikan kebutuhan kelompok rentan.
“Kita ingin agar setiap pembangunan mengedepankan prinsip ramah anak dan inklusi, sehingga semua warga merasa aman dan nyaman,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, penyediaan jalur khusus kursi roda, area bermain yang aman, serta fasilitas umum dengan desain ramah anak harus masuk dalam perencanaan pembangunan kota ke depan.
Baperdu menambahkan, penyandang disabilitas juga berhak memperoleh akses yang sama dalam menikmati fasilitas publik, sesuai dengan semangat Undang-Undang Penyandang Disabilitas. Fasilitas yang ramah anak dan kelompok rentan dinilai dapat mendukung tumbuh kembang generasi muda sekaligus memperkuat interaksi sosial di masyarakat.
“Jika kota kita memiliki fasilitas inklusif, maka itu juga menjadi indikator meningkatnya kualitas hidup warga,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah serius mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pembangunan fasilitas ramah anak dan disabilitas. Upaya tersebut diyakini dapat memperkuat citra Palangka Raya sebagai kota yang peduli terhadap semua golongan masyarakat.
“Harapan kita, pembangunan tidak hanya berbasis infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan dan keberpihakan pada kelompok rentan,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

