Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Di tengah upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengoptimalkan sumber pendapatan daerah, keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi salah satu tumpuan harapan. Namun, kinerja BUMD dinilai masih belum maksimal dalam memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, mengatakan bahwa dengan dukungan modal besar yang sudah digelontorkan pemerintah, seharusnya BUMD mampu memberikan hasil yang lebih signifikan bagi keuangan daerah.

“BUMD sudah mendapatkan dukungan modal dari pemerintah, seharusnya bisa memberikan pemasukan yang lebih besar bagi PAD,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Tomy menilai, meski BUMD telah berkontribusi terhadap PAD, masih banyak potensi ekonomi daerah yang belum tergarap optimal. Ia menekankan perlunya pengelolaan yang profesional dan inovatif, agar BUMD mampu menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi daerah.

“Dengan manajemen yang baik dan kreativitas dalam menjalankan usaha, BUMD berpeluang menjadi penghasil pendapatan yang signifikan,” tegasnya.

Selain itu, Tomy menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan arah kebijakan, regulasi pendukung, dan evaluasi kinerja secara rutin terhadap BUMD.

Langkah tersebut, menurutnya, dapat memastikan agar strategi bisnis BUMD tetap relevan dengan kebutuhan pasar dan potensi lokal yang ada di Kalteng.

“Kami siap memberi masukan dan dorongan agar seluruh potensi BUMD benar-benar dimanfaatkan,” tutupnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com