Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, mendesak pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan provinsi, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan. Infrastruktur jalan, menurutnya, merupakan kunci utama dalam membuka akses ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik bagi masyarakat.

Hafid menilai, hingga saat ini masih banyak ruas jalan provinsi yang rusak, berlubang, bahkan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga, distribusi logistik, hingga menurunkan daya tarik investasi di daerah.

“Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian. Jika jalan provinsi tidak layak, maka sektor lain ikut terhambat. Ini harus jadi prioritas utama pemerintah,” ujar Hafid, Jumat (25/7/2025).

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah harus dilakukan secara terencana, merata, dan berkualitas, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa dan kawasan perbatasan yang selama ini masih tertinggal.

“Pembangunan harus adil. Warga di pelosok juga berhak menikmati infrastruktur yang layak seperti di perkotaan,” tambahnya.

Selain percepatan pembangunan, Hafid juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek infrastruktur agar kualitas jalan benar-benar terjamin. Menurutnya, proyek jalan yang dikerjakan asal-asalan hanya akan membuang anggaran dan merugikan masyarakat.

“Kami minta kontraktor bekerja profesional, sesuai standar, agar jalan yang dibangun bertahan lama. Pengawasan harus diperkuat,” tegasnya.

DPRD pun mendorong pemerintah provinsi untuk memaksimalkan penggunaan APBD dan mengoptimalkan dana dari pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan jalan. Selain itu, kerja sama dengan sektor swasta melalui skema pembiayaan alternatif dinilai dapat membantu mempercepat realisasi proyek strategis daerah.

“Dengan keterbatasan anggaran, dibutuhkan inovasi pembiayaan. Kolaborasi dengan pemerintah pusat dan sektor swasta bisa mempercepat pembangunan,” ungkapnya.

Hafid menegaskan, pihaknya di DPRD akan terus mengawal kebijakan dan mengawasi penggunaan anggaran agar pembangunan jalan benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jalan provinsi yang layak akan memperlancar aktivitas ekonomi, mempermudah akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalteng,” pungkasnya.

Dengan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, DPRD berharap Kalimantan Tengah dapat mewujudkan konektivitas wilayah yang lebih baik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang investasi yang lebih luas. *#TIM#* www.lintasberita1.com