Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Pipit Setyo Rini, menilai gerakan Satu Rumah Satu Pohon sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini diharapkan mampu menciptakan suasana asri sekaligus mengurangi polusi udara di kawasan pemukiman warga.
Menurut Pipit, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan gerakan ini. Dengan menanam pohon di pekarangan rumah, warga tidak hanya berkontribusi terhadap penghijauan, tetapi juga membantu menjaga kualitas udara dan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Gerakan ini harus kita dorong bersama, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Pohon bisa jadi peneduh, penghasil oksigen, bahkan sumber pangan bila dipilih jenis yang produktif,” ungkap Pipit, Rabu (20/8/2025).
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam memfasilitasi penyediaan bibit pohon dan melakukan pendampingan kepada masyarakat, agar gerakan ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain itu, edukasi lingkungan juga dinilai penting agar pohon yang ditanam benar-benar dirawat dengan baik.
“Dengan partisipasi aktif seluruh pihak, DPRD optimistis program Satu Rumah Satu Pohon dapat menjadi budaya baru masyarakat Kalteng. Selain mempercantik lingkungan, gerakan ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap generasi mendatang,” tegasnya. *#TIM#* www.lintasberita1.com

