Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Melihat berbagai kejadian yang meresahkan tersebut, Junaidi menggaris bawahi perlunya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk mengatasi berbagai permasalahan seputar pencurian kelapa sawit yang selama ini telah melanda daerah tersebut.

Pemahaman yang mendalam ini sangat penting untuk merancang solusi yang tepat dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Lebih jauh, informasi yang diperoleh selama kunjungan kerja tersebut akan menjadi dasar bagi DPRD Kalimantan Tengah untuk memberikan rekomendasi yang membangun kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang tepat dilaksanakan guna mengatasi masalah yang mendesak ini.

Junaidi, Sekretaris Komisi II DPRD, telah menyampaikan keprihatinan yang mendalam mengenai meningkatnya frekuensi pencurian buah kelapa sawit, khususnya merujuk pada insiden yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Seruyan, dan Kotawaringin Barat selama setahun terakhir.

Ia menyampaikan keprihatinannya setelah menemukan banyaknya pemberitaan di media yang merinci pencurian tersebut, yang tidak hanya melibatkan perusahaan perkebunan tetapi juga koperasi kelapa sawit. Junaidi menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, Komisi II berencana untuk melibatkan perwakilan dari perusahaan perkebunan kelapa sawit, koperasi, dan masyarakat desa setempat yang terkena dampak insiden pencurian tersebut.