Palangka Raya – www.lintasberita1.com – Maraknya kebakaran gedung dan rumah di Kota Palangkaraya akhir-akhir ini menjadi perhatian Yohannes Freddy Ering, Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah.

Freddy Ering menghimbau pemerintah daerah dan kota untuk lebih memperhatikan kecukupan sarana tanggap kebakaran, termasuk sumur bor, di Kalimantan Tengah.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena menurutnya keberadaan sumur bor sangat penting saat terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau di kompleks perumahan masyarakat.

“Pembuatan sumur borĀ ini sangat penting dan kalo bisa jangan sampai asal-asalan dan ketika sudah dibuat juga harus dipelihara secara berkala,” ucapnya, Kamis (30/05/2024).

Ia mengatakan, sumur bor memang kerap ditemukan, tetapi saat digunakan, bisa saja tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini menunjukkan dua kemungkinan, yakni pembangunannya asal-asalan atau tidak dirawat dengan baik.

Ia melanjutkan, pihak terkait, khususnya pemerintah sebagai pemegang kewenangan utama atas sarana tersebut, harus melakukan pengawasan.

Kader PDIP asal Kalimantan Tengah itu menegaskan, peran sumur bor dalam tanggap darurat merupakan fasilitas publik yang perlu terus dipantau.

Karena sarana dan prasarana tersebut dibangun dengan anggaran daerah, maka keberadaannya jangan dianggap tidak berguna, meski tidak dapat dimanfaatkan.