Palangka Raya, lintasberita1.com – Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mendorong adanya pembenahan pola pendistribusian BBM bersubsidi oleh pihak-pihak terkait.

Pembenahan penting dilakukan agar pendistribusian bisa tepat sasaran dan tidak merugikan daerah maupun masyarakat. Ia menyebut dengan pola yang sekarang ini masih banyak ditemukan pelanggaran seperti halnya penimbunan BBM dan menyalurkannya secara illegal.

“Hal itu tidak bisa kita pungkiri, karena masih banyak ditemukan pelanggaran terhadap pendistribusian BBM ini, maka dari itu pihak terkait harus memperhatikannya secara serius baik dari pertamina maupun pemerintah,” katanya, Rabu (17/8/2022).

Dia mencontohkan salah satu yang tentunya sangat merugikan bagi daerah dan masyarakat yaitu seperti baru-baru ini telah diamankannya kapal yang mengangkut sekitar 38 ribu liter BBM jenis solar illegal di perairan Mambulau, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas oleh TNI AL Banjarmasin.

“Kenapa hal ini bisa terjadi tentu patut kita pertanyakan, apakah ada oknum-oknum yang bermain atau seperti apa. Nah dari sinilah harusnya pengawasan perlu lebih diperketat. Dan kedepan pola pendistribusiannya perlu dibenahi atau dievaluasi kembali,” pungkasnya.

Tidak lupa ia pun mengapresiasi kinerja TNI AL Banjarmasin yang telah berhasil mengamankan puluhan ribu liter BBM subsidi jenis solar tersebut. Dikatakannya, dengan begitu dapat sedikit membantu memecahkan masalah kelangkaan BBM jenis solar yang selama ini kerap terjadi.