Palangka Raya, lintasberita1.com – Pemko Palangka Raya telah membentuk tim pendukungan keluarga untuk percepatan penurunan stunting melalui pengelolaan kependudukan, pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana (P4KB).
Penanggung Jawab P4KB Palangkaraya, Sahdin Hasan mengatakan, tim dukungan keluarga ini sudah mencapai 678 orang dan bertugas di seluruh Kerlahan. Tim ini terdiri dari tokoh masyarakat, bidan, perawat, PKK dan beberapa lainnya.
“Dengan adanya tim ini kita akan mengedukasi masyarakat terkait taraf hidup sehat untuk mencegah stunting. Mohon masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya kasus stunting,” katanya, (26/2/2022).
Dengan begitu kata dia, tim akan segera bergerak melakukan pencegahan dan pendampingan kepada masyarakat tersebut, sehingga langkah awal terjadinya Stunting bisa dicegah.
Pencegahan tidak sebatas pendidikan, tetapi melalui desa KB akan meningkatkan kemampuan posyangdu dalam melaksanakan penyuluhan gizi dan kesehatan masyarakat, karena stunting berawal dari gizi buruk dan kesehatan. Menurut dia, sejauh ini belum ada kasus keterlambatan pertumbuhan. Namun, pemerintah akan terus melakukan langkah dan upaya proaktif untuk mencegah stunting.
“Kita tidak berbicara tinggi atau tidaknya kasus stunting, tapi bagaimana upaya pencegahannya. Jadi harus ada pergerakan pencegahan secara optimal karena kalau terjadi stunting artinya kita gagal dalam pencegahan,” ucapnya.

