PALANGKA RAYA,lintasberita1.com - Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf menyarankan tiga langkah bijak untuk menyikapi munculnya varian baru virus Covid-19 B1.1529 yang juga disebut Omicron.
“Langkah pertama dan paling utama dalam menyikapi kemunculan varian baru yang telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat dunia, ya, kita tidak boleh panik dan khawatir. Ini penting dan yang utama,” kata politisi Partai Golkar itu, Rabu 15 Desember 2021.
Ia menjelaskan, pada dasarnya karakteristik virus adalah bermutasi. Dengan bermutasi, virus bisa menjadi semakin lemah atau juga sebaliknya semakin kuat. Artinya proses penularannya bisa semakin cepat seperti halnya prediksi para ahli tentang Covid-19 varian Omicron.
“Artinya melihat karakteristik virus secara biologis, maka mutasi adalah sebuah keniscayaan. Karena itulah kita tak punya banyak pilihan, harus menghadapi dengan tenang, jangan panik,” jelasnya.
Langkah kedua menurutnya adalah pemerintah daerah setempat harus mengikuti rekomendasi pemerintah pusat serta para ahli di bidang ini. Harus ada koordinasi dan sinergitas bersama dengan seluruh pihak untuk meningkatkan pemahaman, antisipasi dan pengendalian tentang varian Omicron.
Sesuai rekomendasi WHO dan ahli varian baru ini dihadapi dengan cara ilmiah dan berbasis risiko. Yakni penerapan 3T (testing, tracing, treatment) harus diperkuat.
“Selanjutnya yang berbasis risiko, kita tetap mengupayakan perubahan perilaku dengan memasifkan 3M lalu ditambah mengurangi mobilitas, aktivitas, dan berkunjung tempat keramaian,” bebernya.

