KAPUAS. lintasberita1.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menyampaikan dalam rangka meningkatkan akselerasi perekonomian dan mendukung Program Food Estate di Kalteng, sampai dengan saat ini, Kalteng belum memiliki Pelabuhan Utama sehingga pengangkutan hasil produksi food estate saat ini melalui pelabuhan bahaur yang merupakan pelabuhan ASDP penyeberangan. Hal ini disampaikan Gubernur H. Sugianto Sabran dalam sambutannya usai melakukan peninjauan kawasan food estate sekaligus melihat langsung kegiatan tanam padi di Blok A5 Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Selasa (6/4/2021).
H. Sugianto Sabran melaporkan, berdasarkan Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), Kalteng saat ini telah memiliki 6 Pelabuhan Pengumpul, 2 Pelabuhan Regional dan 5 Pelabuhan Lokal.
“Hal ini tentunya memerlukan kajian strategis dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mendukung pembangunan Pelabuhan Utama di Provinsi Kalimantan Tengah”, ucap H. Sugianto Sabran.
“Salah satu lokasi strategis, yang telah kami usulkan melalui Kementerian Perhubungan pada Rapat Koordinasi Gubernur Se-Indonesia beberapa waktu yang lalu adalah Pembangunan Pelabuhan Utama di Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Untuk itu kami mohon dukungan kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Invenstasi untuk dapat mendorong percepatan penyusunan studi kelayakan dan pembangunan Pelabuhan Utama di Kalimantan Tengah”, jelas Sugianto Sabran.


