PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Berita duka datang dari sulawesi selatan tepatnya di kota makasar yang dimana pada minggu (28/3) Pagi, terjadi tindakan pengemboban di area Gereja Katedral.
Kejadian pengeboman tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan, salah satunya dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Tengah (PW GP Ansor Kalteng) mengutuk keras tindakan pengeboman yang terjadi di area Gereja Katedral di Makassar.
Ketua PW GP Ansor Kalteng Elly Saputra mengatakan alasan Pemuda Ansor Kalteng mengutuk keras aksi tersebut karena merupakan tindakan biadab dan tidak manusiawi.
“Kami mengutuk keras aksi-aksi terror yang dilakukan oleh oknum atau kelompok tertentu, karena bom bunuh diri merupakan tindakan biadab dan tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun,” tegas Elly di sekretariat PW GP Ansor Kalteng jalan RTA Milono km.3.
Lebih lannut, Elly sangat menyayangkan adanya pemikiran yang salah sepeeti iti dan ia juga menegaskan ini jelas sangat bertentangan nilai keislaman, Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta mengganggu suasana keharmonisan bangsa. Apalagi, aksi bom dilakukan di tempat ibadah.
“Apapun alasan yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja meledakan bom di depan rumah ibadah tersebut sangat tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun. Karena bom bunuh diri sebagai tindakan penzaliman terhadap diri sendiri dan juga orang lain. Apalagi, aksi bom dilakukan di tempat ibadah,” ucapnya.


