PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia S.E, MS.i menegaskan Tata kelola yang baik adalah prasyarat utama pembangunan menuju UPR Jaya Raya.
Hal inilah yang diperjuangkan seluruh Civitas Akademika. Kesungguhan menuju UPR Jaya Raya ini makin tampak dengan menerapkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diawali penerapannya di dua Fakultas yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Teknik (FT).
“Kedepan kita akan menerapkan WBK dan WBBM diseluruh Fakultas yang ada di UPR,” ungkap Rektor UPR melalui Wakil Rektor Prof. Dr. Suandi Sidauruk, M.Pd.
Dijelaskan bahwa UPR sebagai sebuah institusi pendidikan negeri terbesar dan tertua di Kalteng, memiliki komitmen terhadap penyelenggaraan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan kapabel, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, profesional, serta bersih dari praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Ditambahkan bahwa Rektor UPR telah memberikan himbauan kepada seluruh petinggi di Fakultas agar mulai bisa menerapkan tata kelola administrasi yang baik. Sehingga dapat menerapkan WBK-WBBM.
Diterangkan bahwa pemerintah telah menjalankan program reformasi birokrasi nasional sejak 2010, sehingga saat ini reformasi birokrasi telah masuk kepada periode ketiga atau terakhir dari grand design reformasi birokrasi nasional.

