Tinjau Lokasi Kecelakaan Atas Warganya, Camat Arut Utara Turut Prihatin

KOBAR, lintasberita1.com – Camat Arut Utara (Arutara) M.Nursyah Ikhsan segera meninjau lokasi  musibah kecelakaan yang menimpa warganya, Minggu (1/3/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB sekitar 30 menit setelah kejadian. Kecelakaan yang terjadi di jalan aspek kilometer 10 tepatnya di perempatan PT SINP-GSDI Kelurahan Pangkut Arutara antara mobil Hilux dan motor Suzuki Satria F itu mengungdang keprihatinan banyak warga, tak terkecuali Camat selaku pimpinan wilayah.

Pasalnya di antara tiga korban itu, Remi (52) yang merupakan warga Kelurahan Pangkut hendak membantu persiapan penyambutan kedatangan Bupati Kotawaringi Barat (Kobar) Kalimantan Tengah dalam rangka peresmian PLN di Dukuh Terminal RT 06 Pangkut.

Camat menghimbau kepada seluruh warga yang menggunakan jalan aspek khususnya warga Arutara agar lebih berhati-hati dalam berkendara. Ia menjelaskan meski jalan Korindo (aspek) itu lebar dan sepi dari kendaraan namun harus tetap waspada mengingat dengan kondisi demikian justru pengendala dibuat lengah.

“Kedepan pihak Kecamatan bersama-sama pihak Polsek dan Dinas Perhubungan akan mensosialisasikan aturan berlalulintas kepada semua masyarakat dan perusahaan yang menggunakan jalan tersebut. Tujuannya agar dapat mengurangi tingkat kecelakaan di jalur aspek tersebut,” tandasnya.

Sementara itu menurut saksi mata, Iyus (32) karyawan PT Astra Group, peristiwa ini terjadi ketika dua pemotor dari arah Semanggang Pangkalan Bateng hendak berbelok kanan ke arah PT SINP-PBNA. Dari arah berlawanan ada mobil hilux yang dikemudikan anak dari H. Bahrian dari Pangkut. Karena kondisi jalan tanjakan maka diperkirakan sama-sama tidak melihat adanya kendaraan lain di depannya hingga tabrakan pun tak bisa dihindarkan lagi.

Buntut dari peristiwa ini pengendara motor dengan Nopol KH 4746 GU keduanya patah kaki dan satunya bocor di kepala. Sedangkan pengemudi mobil hilux dengan Nopol KH 8452 GE tidak mengalami luka yang berarti.

“Kedua kaki pengendara motor patah dan satunya bocor di kepala,” ujar Iyus kepada lintasberita1.com di lokasi kejadian.

Dalam pantauan awak media, sepeda motor tersebut mengalami rusak parah, pelek roda depan patah terpisah jauh dari badan motor ban rodanya juga telepas. Sementara ketiga korban yang merupakan dua pengendara motor dan satu pengemudi mobil langsung dibawa warga dengan menggunakan mobil ambulan dari PT Astra menuju RSUD Sultan Immanudin Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah guna mendapatkan pertolongan.

Sementara itu, menurut keterangan Jono warga Pangkut yang ada di tempat kejadian, menjelaskan bahwa pengendara motor tersebut yang bernama Remi asli warga Pangkut namun dia berdomisili di Desa Tiga Sungai Kuning Kecamatan Pangkalan Banteng.

“Mungkin dia (Remi) ini mau ke Pangkut kah atau kemana. Saya sendiri kesini karena ditelephon teman jika orang Pangkut kecelakaan,” ungkapnya.

Namun menurut warga  diketahui bahwa tujuan Remi memang hendak ke Terminal Pangkut yakni membantu persiapan kedatangan Bupati Kobar.
Www.lintasberita1.com, #Suhud Mas’ud#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *