Terbakarnya Gedung SGO, Universitas Palangka Raya Mengalami Kerugian Capai 1,9M

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia mengadakan jumpa pers untuk membahas mengenai bangunan aset bekas gedung Sekolah Guru Olahraga (SGO) yang terbakar pada (14/09) lalu. Rabu (16/09/2020) Siang.

Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia.SE.M.M.Si mengatakan bahwa bangunan gedung serbaguna (SGO) yang berada di Jalan RA Kartini tersebut, awalnya merupakan aset milik Pemerintah setempat, yang kemudian diserahkan terimakan kepada Universitas Palangka Raya untuk dikelola.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa bangunan dengan luas 2,7 hektar tersebut, dibangun pertama kali pada tahun 1979. Selama 20 tahun, semenjak diserahkan gedung tersebut belum pernah digunakan dan direnovasi, sehingga pada tanggal 7 April 2020 pihaknya telah, menyampaikan kepada Kementerian terkait, agar bekas gedung SGO yang terbakar tersebut segera dilakukan renovasi sehingga bangunan tersebut, dapat digunakan oleh mahasiswa dengan layak.

“Dengan terbakarnya gedung SGO tersebut, Universitas Palangka Raya mengalami kerugian senile 1,9 Milliar, namun untungnya di dalam gedung tersebut tidak ada asset baru, sehingga yang terbakar hanya bangunan Utama gedung dan kursi yang sudah rusak, karena asset berupa kursi itu tidak bias kita musnahkan, maka kita tumpuk di gedung tersebut sebagai bukti pelaporan barang tidak layak pakai” ucap Elia.

Kawasan lokasi gedung bekas SGO tersebut, tidak sepenuhnya milik Rektorat, namun dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), namun semua tetap dibawah kendali Rektorat.

Untuk biaya perawatan gedung tersebut yang dikeluarkan oleh Kementerian untuk Universitas Palangka Raya sangat terbatas, Universitas Palangka Raya. Untuk itu, sejak tahun 2020, Universitas Palangka Raya telah mengusulkan agar ada dana perawatan dan membayar dua orang penjaga gedung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu memadamkan kebakaran. Kami juga memberikan apresiasi atas respon kepada Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya atas pengungkapan penyebaran kebakaran tersebut,” tutupnya dalam jumpa pers.

www.lintatberita1.com #RISMAN#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *