Tanggapi Corona, Binartha: Ada Kerugian Disisi Ekonomi

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Dikeluarkannya pernyataan Presiden Republik Indonesi Ir. Joko Widodo beberapa waktu lalu yang menyatakan ada 2 orng warga positif terjangkit virus korona,  membuat seluruh warga Indonesia heboh. Takut terjangkit virus korona yang semakin menjadi-jadi.

Menanggapi hal tersebut, saat ditemui disela kegiatan pada Selasa (3/3/2020) di Kota Palangka Raya Binartha selaku Wakil Ketua 1 Bidang Komisi 1 dan 2 DPRD Kabupaten Gunung Mas menyampaikan perasaan prihatinnya kepada Lintasberita1.com. Namun dia berpesan, kepada masyarakat khususnya Kabupaten Gunung Mas agar tidak terlalu resah dalam menanggapi kasus korona yang kini sudah menular ke Indonesia.

Pasalnya, pihak pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan TNI-Polri, sudah melakukan pencegahan berkala sebagaimana yang dilakukan ditingkat Nasional agar virus korona tersebut tidak sampai menular ke warga Gunung Mas.

Terkait banyaknya tenaga Asing yang bekerja dalam proyek pendirian PLTU di Desa Tumbang Kajuwei, sudah di infentarisir dan hasilnya adalah yang sudah terlanjur pulang ke Negara asalnya sementara tidak diperbolehkan kembali ke Gunung Mas dulu, dan yang masih berada di sini tidak diperbolehkan kembali ke Negara asalnya.

Tapi haru diketahui ucap Binartha, akibat kasus virus korona tersebut dibaliknya ada sisi kerugian yang berdampak jelas terhadap laju ekonomi di Indonesia, khususnya Gunung Mas. Mengingat proyek PLTU tersebut banyak menyerap tenaga Asing yang dipekerjakan sebagai tenaga teknis.

“Tenaga Asing yang bekerja di PLTU kurang lebih 30 persen sebagai tenaga teknis, dan sisanya orang lokal adalah buruh harian,” ungkap Binartha saat disinggung masalah jumlah tenaga Asing.

Selain itu yang jelas dampaknya adalah bagi para petani sarang wallet, yang mana saat ini kalau tidak salah tutur Binartha, hanya berkisar di angka 7 juta 5 ratus per 1 kilo gram. Hal tersebut nyata berdampak bagi para petani sarang wallet, yang kini kian subur menjamur di Kabupaten Gunung Mas bagai Korona.

“Namun dibalik itu semua, harapan saya adalah semoga di wilayah Kabupaten Gunung Mas umumnya Kalteng, warga tidak sampai ada yang tertular virus Korona,” harapnya. www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *