PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Jumat (21-06-2019) di Kantor KPU Kalimantan tengah di jln. Jendral Sudirman Palangkaraya, telah di selenggarakan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang di laksanakan oleh Tim Pelaksana Daerah (TDP) KPU Kalimantan Tengah yang dimulai pada pukul 09.15Wib tadi.

Ketua Majelis TPD DKPP KPU Kalimantan Tengah adalah Sapta Tjita, yang didamping dua orang majelis dengan jumlah 3 orang, terkait pengaduan ketua PAC PDI-P Kecamatan Teweh Tengah Denny Sumarna bersama rekan-rekan tim pendampingnya.

Materi pengaduan Denny Sumarna Cs terhadap Ketua dan KPUD Barut, serta PPK juga KPPS Teweh tengah adalah hasil sidang Pleno KPUD Barut bersama PPK se-Barut pada tanggal 23 Mei 2019 tentang tata cara pelaksanaan pemungutan suara pada saat Pileg dan Pilpres 2019 di Dapil 1 Kecamatan Teweh yaitu Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS-37 Teweh tengah.

Ketua KPUD Kabupaten Barito Utara H Malik Mulyawan

Objek pengaduan Denny Sumarna Cs adalah mengapa apa 23 orang pemilih yang tidak terdaftar di TPS-37 bisa memilih.

Pihak Denny Cs menduga ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh KPUD Barut.

Denny Cs, meminta kepada Majelis DKPP dan TPD agar materi pengaduan mereka bisa diselesaikan secara tuntas agar supremasi hukum pelanggaran kode etik Pemilu tersebut bisa di tegakkan seadil-adilnya.

Di sisi lain Ketua KPUD Barut H Malik Mulyawan di dampingi para Komisioner KPUD Barut, ketua PPK, serta Ketua KPPS meminta agar Majelis DKPP, TPD menolak aduan Denny Cs tersebut, karena pihak KPUD Barut menilai pihaknya telah melaksanakan tahapan sesuai dengan acuan dan teknis dari PKPU RI dan meminta DKPP maupun TPD memulihkan nama baik Ketua KPUD Barut H Malik Mulyawan dan KPUD Barut selaku Lembaga Penyelenggara Pemungutan Suara Resmi Negara.

Dalam sidangan DKPP TPD tadi masing-masing Majelis menanyakan kepada saksi-saksi yaitu KPK Teweh Tengah dan KPPS TPS-37 teweh tengah.

Saksi-saksi yang dalam keterangannya tadi menjelaskan bahwa telah melakukan pemungutan suara serta penghitungan suara PSU sesuai dengan acuan teknis pemungutan suara yang telah di tentukan oleh KPUD Barut.

Selanjut sidang DKPP TPD di tunda sementara waktu dengan batas waktu yang tidak di tentukan.

Saat lintasberita1.com mencoba mengkonfirmasikan jadwal sidang DKPP TPD kepada pihak KPU dan pihak terkait, yang bersangkutan hanya menjelaskan akan menginformasikan nanti saat agenda sidang DKPP selanjutnya di KPU Kalteng. www.lintasberita1.com, #VANZ#