Sebanyak 891 Mahasiswa S1 dan 27 Magister S2 UPR Diwisudakan

PALANGKA RAYA, Lintasberita1.com – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali mewisudakan sebanyak 891 Mahasiswa-Mahasiswinya pada Acara Wisuda Sarjana (S1) dan sebanyak 27 Magister (S2) Periode Desember 2019 di aula UPR, Sabtu (21/12/2019) pagi.

Pengukuhan sarjana baru UPR dilakukan Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE.,M.Si yang ditandai dengan pemindahan kuncir dan menyerahan tanda kelulusan terhadap 7 wisudawan/i yang lulus dengan predikat cumlaude dan sangat memuaskan.

Ke 7 wisudawan/i terbaik dari S1 yakni Tomi Dwi Fauzi dari Program studi Fisika lulus dengan IPK 3,80, Dwi Putra Perdana Wahyu dari Program studi akutansi lulus dengan IPK 3,61, Efrrain Benediktus B dari Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian dengan IPK 3,75, M Hamlidas Tripatulis dari Fakultas Hukum dengan IPK 3,65, Apriliya Noreja dari program studi teknik pertambangan dengan IPK 3,77, Rambo Sriwijaya dari Program studi Administrasi Negara dengan IPK 3,76 selanjutnya dari S2 ada Herrianto dari Program Studi pengelolaan sumber daya alam pascasarjana dengan IPK 3,70,

Rektor UPR, DR Andrie Elia SE.,M.Si mengemukakan, UPR sebagai institusi pendidikan tinggi terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memperbaiki mutu pendidikan dan standar penyelenggaraan pendidikan, agar mahasiswa yang memperoleh IPK di atas 3 bahkan 4 semakin meningkat.

Upaya UPR dalam meningkatankan kuantitas lulusan dengan IPK diatas 3 bahkan 4 itu bukan berarti meningkatkan kualitas namun tetap memberikan garansi bahwa telah terjadi transformasi ilmu dalam prosesnya.

Dalam kesempatan itu Andrie Elia mengemukakan, dalam kurun waktu kepemimpinanya selama 15 bulan sebagai Rektor UPR, telah menetapkan visi strategis yakni Menuju UPR Jaya Raya, diantaranya dengan mengakukan 22 usulan akreditasi program studi ke BAN PT.

Dari 22 prodi yang diusulkan, dimana pada pelaksanaan wisuda Desember 2019 ditargetkan semua prodi di UPR mempunyai akreditasi B bahkan A yang dimana pada Agustus 2019 Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP telah memperoleh akreditasi A dengan nilai 371.

Dari 22 prodi yang diusulkan, 11 prodi mendapat akreditas B, sedangkan 10 prodi masih menunggu proses visitasi lapangan.

Dengan demikian sampai saat ini pencapaian akreditasi prodi di UPR yakni Akreditasi A sebanyak 1 prodi, kemudian Akreditasi B sebanyak 34 prodi dan Akredikasi C sebanyak 12 prodi. Sedangkan prodi baru yang belum akreditasi sebanyak 7 prodi.

Disampaikan Rektor, bahwa pihaknya telah mengajukan proposal peningkatan Sarana dan Prasana (Sapras) dengan pengajuan Skema SBSN dan PHLN (Loan).

‘’Saya sampaikan bahwa proposal SBSN sudah diterima dan pada 2020 pembangunan UPR akan berdiri bangunan berlantai 7 dan siap digunakan pada akhir tahun Desember 2020 untuk digunakan sebagai gedung wisuda yang dapat menampung 4000 lebih mhs’’ jelas Elie.

Dalam sambutan yang disampaikan Andrie Elie selaku Rektor universitas palangka raya mengucapkan selamat pada wisudawan/wisudawati, dan semoga ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki pada bidang ilmu masing masing dapat dijadikan sebagai bekal untuk mengabdi di tengah tengah masyarakat.

‘’Ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi justru merupakan awal untuk berkiprah mempraktekkan semua pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UPR,’’ ungkapnya. www.lintasberita1.cok #RISMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *