PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Kunjungan yang sangat berkesan dialami Rektor UPR Dr Andrie Elia pada Kamis (14/01/2021).

Di tengah rutinitasnya sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Andrie dikejutkan dengan kedatangan Dahuyan Tongkoi yang dikenalnya sebagai tokoh masyarakat adat di Desa Tumbang Mahuroi Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Dalam ceritanya kepada awak media, bahwa sosok Dahuyan Tongkoi adalah seorang tokoh masyarakat Desa Tumbang Mahuroi yang cukup dikenal di kalangan masyarakat dan para pejabat di Kalimantan Tengah.

“Ia merupakan keturunan ke 5 dari Temanggung Tondan atau Temanggung Amai Rawang pemilik Puruk Temanggung Amai Rawang di Desa Upun Batu (Tumbang Manange). Dalam kunjungan beliau, banyak cerita dan pengalaman sejarah dan lainnya yang begitu berkesan,” kata Andrie Elia.

Dalam kunjungan penuh keakraban ini terungkap bahwa di Kabupaten Gunung Mas terdapat sejumlah destinasi sejarah yang bisa dijadikan tempat wisata edukasi.

“Artinya bagiamana destinasi sejarah tersebut bisa diangkat dan disampaikan ke masyarakat saat ini. Jangan sampai hilang karena ketidaktahuan. Terlebih dijadikan tempat wisata. Namun harus ada perhatian pemerintah untuk itu,” ujar Andrie.

Ditambahkan bahwa Andrie sangat mengapresiasi kedatangan tokoh Dahuyan Tongkoi. Dia berharap ada suatu moment atau kegiatan, dimana tokoh- tokoh adat yang notabene sebagai saksi hidup sejarah kehidupan daerah, dapat difasilitasi pemerintah untuk berbagi cerita sejarah.

“Itu akan menjadi hal yang luar biasa. Selain dapat melestarikan kebudayaan kita, juga dapat memberi edukasi kepada masyarakat jaman sekarang yang mulai kurang tau soal sejarah,” ungkapnya.

Andrie juga menyarankan, pemerintah bisa menginventarisir, mendokumentasikan dan mencatat secara baik peninggalan sejarah di Kalteng.

“erah, peninggalan sejarah, situs sejarah dan lainnya. Karena hal itu dapat menjadi kekayaan budaya yang memiliki nilai ekonomis dan edukasi,” tutupnya.

uprjayaraya.com

www.lintasberita1.com *#RSM#*