Realisasi BLT-DD di Kecamatan Arut Utara Capai 60 Persen

[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.22″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.27.4″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]

Kotawaringin Barat , lintasberita1.com – Camat Arut Utara (Arutara), Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng, M. Nursyah Ikhsan mengawal pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) kepada warga yang masuk dalam kualifikasi pendataan. Dengan didampingi Kapolsek Arutara, Ipda Rahis Fadhlillah S.Tr.K, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Koramil Arutara juga tokoh masyarakat Yoner dari Desa Gandis, Nursyah Ikhsan mendatangi empat desa yakni Panahanan, Nanga Mua, Gandis dan Sukaramai pada Jumat (15/5) pagi hingga malam hari.

“Hari ini bantuan BLT-DD ini diberikan secara simbolis dan dilanjutkan melalui perangkat desa. Setiap 1 orang diberikan 600 ribu selama tiga bulan. Mei ini bulan pertama,” jelas Ikhsan kepada awak media.

Camat menjelaskan jika pada kegiatan ini terhitung dana BLT-DD yang sudah tersalurkan mencapai 60 persen dari nilai total data semua desa yang berada di Kecamatan Arut Utara. Sedangkan kekurangan yang 40 persen akan dibagikan pada pekan depan.

Di hadapan warga ia menyampaikan pesan agar dana itu digunakan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski nilainya 600 ribu namun ikhsan berharap bisa membantu meringankan beban warga yang layak mendapatkan bantuan di tengah wabah virus corona saat ini.

Selain menjelaskan tentang kegunaan BTL-DD, Camat juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat khususnya Kades beserta perangkatnya agar tetap siaga dengan selalu menggalakkan pos jaga di setiap desa. Pasalnya, meski saat pandemi covid-19 ini Kecamatan Arut Utara pada status zona hijau namun kewaspadaan selalu ditingkatkan.

“Kita pertahankan status ini (Zona hijau) hingga status darurat covid-19 benar-benar sudah dicabut oleh pemerintah daerah,” tandasnya.

Selain mengawal dan memberikan BLT-DD, Camat juga menyerahkan 200 masker
yang merupakan sumbangan dari Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah untuk desa se- Arut Utara. Karena sebelumnya, pada kegiatan kali ini dijadwalkan Bupati Kobar akan hadir, namun karena jadwalnya bersamaan dengan Kecamatan Pangkalan Banteng, maka penyerahan secara simbolis diwakilkan kepada Camat Arut Utara.

Pada sesi akhir kegiatan setelah berbuka puasa bersama dengan tetap menjalankan prosedur covid-19, Camat membuka dialog terbatas dengan seluruh perangkat Desa Nanga Mua tentang tindaklanjut penanggulangan Covid-19, bantuan non BLT-DD, pembangunan fisik serta persoal-persoalan lain yang dihadapi saat pandemi.

Pada kempatan kali ini, Kades Nanga Mua Heriyanto menyampaikan beberapa capaian kinerja perangkat desa dan masyarakat termasuk penjagaan portal pos Covid-19 pada dua titik di desanya. Kades juga menjelaskan, meski satu pasien positif Covid-19 warga dari desa terdekat sudah dinyatakan sembuh, namun dirinya dan seluruh elemen masyarakat tetap siaga hingga ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah status tanggap darurat ini dicabut. www.lintasberita1.com
*#SM-LB1#*

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *