PALANGKA RAYA, lintasberita1.com, Terbunuhnya orang utan bernama Baen (20), di PT Wana Sawit Subur Lestari (PT. WSSL) II, Desa Tanjung Hanau, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruya pada Minggu, 1/7/2018 lalu, sempat menyita perhatian dari berbagai pihak. Pasalnya, orang utan termasuk salah satu jenis yang sudah dilindungi oleh Pemerintah.

Perhatian besar pun juga ditunjukkan oleh Kapolda Kalteng dalam konferensi pers tentang TP Pembunuhan di Wilkum Polres Seruyan, Kamis (12/7/2018).

Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs. Anang Revandoko melalui Kabag Humas Polda Hendra Rochmawan mengatakakan, Kami Polda Kalteng dan Polres Seruyan mempunyai Komitmen yg tinggi untuk berusaha menangkap pelaku pembunuhan satwa yang dilindungi khususnya orang utan ini.

“Saat ini Polri sudah memeriksa berbagai pihak sebagai saksi, diantaranya adalah karyawan PT WSSL, KLHK dan masyarakat sekitar dimana lokasi TKP mayat orang utan tersebut ditemukan.” Ungkap Hendra.

Ia melanjutkan, Pihak PT WSSL sangat Koperatif disamping memberikan informasi yg memudahkan Polisi dalam penyelidikan,  Sejak awal mula mayat Baen ditemukan, kemudian dalam pelaksanaan pengolahan tempat kejadian perkara dilingkungan PT WSSL. Dalam hal ini pelapornya adalah PT Wssl.

“Perusahaan ini juga sangat aktif dalam perlindungan orang utan yang ada di Kalimantan khususnya di wilayah tersebut. Dan sampai saat ini belum kami temukan indikasi keterlibatan dari pihat perkebunan di TKP.” Terang Kabag Humas Polda.

Terlepas dari itu semumua, Polres Seruyan terus melakukan penyelidikan, guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan Baen.

“Kami teurs melakukan penyelidikan, dan sudah melakukan penyitaan serta pemeriksaan bagian-bagian tubuh dan proyektil yang ditemukan dan terus dikembangkan.” jelas Hendra.

Adapun hasil penyelidikan sementara Kepolisian polda kalteng sudah mulai mengerucut kepada beberapa orang yang mungkin terindikasi terlibat dan akan kami kumpulkan bukti pendukung untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan baen tersebut, kami mohon doa dan batuan dukungan utk bisa segera menuntaskan kasus tersebut. Tutup Kabag Humas Polda kepada awak media. www.lintasberita1.com, #PERDI#