“PENJELASAN SINGKAT WAKIL WALIKOTA PALANGKA RAYA” HASIL RAPAT EVALUASI PEMBERLAKUAN PSBB DI WILAYAH KOTA PALANGKA RAYA

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Semenjak diberlakukannya PSBB dari tanggal 11 mei sampai hari ini 16 mei 2020. Pemerintah perlu untuk di lakukannya evaluasi dari kegiatan PSBB tersebut, dengan demikian Pada Sabtu/16 Mei 2020, Pemerintah Kota dan Jajaranya beserta instansi terkait lainya mengadakan rapat Evaluasi selama pemberlakuan PSBB di Wilayah Kota Palangka Raya.

Pelaksanaan Rapat Tersebut di pimpin langsung Oleh, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Wakil Walikota Palangka Raya, Kapolresta Palangka raya, Danramil 1016-10/Plk, dan Ketua Harian Tim Gugus Covid 19, serta di hadiri oleh Asisten, Kepala Dinas/Badan,camat lurah, pemuka agama. Rapat tersebut di laksanakan  dari pukul11.00 WIB – selesai di Halaman Gedung Palampang Tarung Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya.

Menurut laporan Ketua harian Gugus Tugas selama diberlakukannya PSBB dari tanggal 11 mei sampai hari ini 16 mei 2020.Dari Tim kelurahan pada hari pertama dan kedua,masih melaksanakan sosialiasi (wajib pakai masker ketika keluar rumah,bawa identitas,serta himbauan kepada rumah rumah ibadah agar beribadah dirumah).Memasuki hari ketiga dan seterusnya melakukan penindakan (penahanan ktp) kepada masyarakat yang keluar tidak pakai masker dan keluar melewati jam malam. Dari pantauan hari terakhir penggunaan masker melonjak,berkurangnya aktivitas masyarakat saat jam malam,pasar dan pelaku usaha sudah mulai tutup mengikuti anjuran pemerintah.

“Sementara Laporan Dari Kadis kesehatan Kota Palangka Raya”, Kondisi di Palangka Raya mengalami hal mendasar yaitu pemeriksaan. Keterbatasan alat menjadi kendala Sampai saat ini pengambilan swab di doris sehari 40 org tidak sebanding dengan jumlah antrian yang diperiksa. Untuk itu Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat memiliki alat tes swab virus corona sendiri.

Dari Hasil Evaluasi Kapolresta PalangkaRaya sesuai dengan datanya terlampir :

”Dari evaluasi Danramil 1016-10/Plk mewakili Dandim”, Dari laporan yang diterima, bahwa Pos km 38 Tjilik Riwut blm ada personil TNI. Hal ini akan segera ditindaklanjuti. Dilapangan,RT/RW turut serta dalam menegakkan peraturan Walikota selama masa PSBB yaitu dengan pembatasan diwilayahnya serta mengaktifkan siskamling. Saran untuk melakukan penyemprotan secara masif dilokasi yg padat aktivitas seperti pasar pada saat tidak ada orang yaitu jam malam di harapkan kepada semua satgas harus bersinergi.

“Wakil Walikota Palangka Raya” Pemerintah Kota Palangka Raya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama solid selama PSBB minggu pertama ini. Sesuai apa di sampaikan  dan Pesan Walikota Palangka Raya tentang sosialisasi atau informasi bantuan langsung tunai dan sembako sudah mulai disalurkan. Apabila menertibkan pedagang kecil sambil memberikan sembako. Bansos Kementerian 5029 penerima manfaat di 3 tempat yaitu Kantor Pos (Sudah mulai disalurkan) Bank BRI dan Bank BNI. Untuk penyaluran melalui Bank diharapkan Senin depan mulai bisa disalurkan. Tahapan permintaan bantuan sosial susulan sedang diajukan. Pemerintah Provinsi Kalteng turut membantu sebanyak 15000an penerima manfaat. Kota Palangka Raya akan menyalurkan 12800an penerima manfaat. Alat tes swab virus corona akan segera dikonsultasikan kepada Walikota Palangka Raya,agar dapat dibeli sesuai dengan aturan yang berlaku.Tekankan masker jangan sampai kosong di pos pos.Tetap melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat,apabila melanggar aturan selama PSBB.

“Ketua DPRD Kota Palangka Raya”,Permasalahan dilapangan agar teridentifikasi secara rinci. Program kerja tiap bidang harus jelas. keluhan masyarakat,harus dapat teratasi. Tanggung jawab setiap bidang. dana kelurahan bisa untuk mengatasi covid sesuai aturan yang berlaku. intensif bisa asal diluar jam kerja dan harus sesuai aturan yang berlaku. tim kesehatan harus ada disetiap pos. Permasalahan yang ada sekarang semoga dapat diselesaikan pada minggu kedua. selalu sabar,evaluasi kendala dan kekurangan serta nilai plus. Keseragaman penanganan sanksi. Pos perbatasan harus diperbanyak personilnya. Kepada Kelurahan, Dinas Kesehatan, BPBD agar apa yg sudah dilakukan,harus disampaikan secara tertulis kepada Walikota Palangka Raya. www.lintasberita1.com, *#Humas Pemko,P.Raya/TIM#*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *