Pemerintah Kota Palangka Raya” Pemantapan Perwali Untuk Laksanakan PSBB

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah kota palangkaraya, Pemerintah melaksanakan rapat pemantapan Peraturan Walikota (Perwali) agar dapat di berlakukan  PSBB di kota Palangka Raya, Minggu (10/05/2020) Pukul 10.00 Wib di Aula Palampang Tarung.

Rapat pemantapan Perwali tersebut diikuti oleh Asisten, Kepala SOPD, Staf Ahli,TNI, Polri, Kabag Hukum, BIN, Ulama, Relawan tersebut membahas tentang peraturan Walikota tentang Pedoman Pelaksanaan tehnis PSBB dalam rangka percepatan penanganan covid-19 sebagai dasar hukum pemberlakuan PSBB tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam rancangan perwali tersebut bahwa definisi PSBB ialah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Adapun tujuan dalam Perwali untuk pelaksanaan PSBB tersebut bertujuan membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/ atau barang dalam menekan penyebaran COVID-19,meningkatkan antisipasi perkembangan ekskalasi penyebaran COVID-19 dan memperkuat upaya penanganan kesehatan.

Pelaksanaan PSBB juga meliputi Pembatasan aktivitas luar rumah dalam meliputi: peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya,pembatasan moda transportasi,dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan.

Wakil Walikota Hj. Ummi Mastikah selaku pimpinan rapat juga menyampaikan “Larangan dan pembatasan-pembatasan jam malam dari mulai 19.30 s.d 06.00 wib
setelah disahkannya Perwali ini maka akan ada sanksi bagi yang tidak mematuhi larangan-larangan tsb. Tim gugus tugas akan keliling mensosialisasikan peraturan walikota serta SOPD teknis bergerak sesuai tupoksi masing – Masing  dengan protap dan ketentuan yang berlaku. Dan bismillah, besok sudah siap psbb.

Selanjutnya dari hasil rapat disampaikan bahwa akan ada pos yang menjadi skala prioritas, di pos bundaran besar dipastikan mulai besok sunyi dari lalu lalang lalu lintas.
Pos bundaran besar akan lebih steril.
Kemudian terkait pasar, pada pos pasar besar akan ada pengaturan pedagang agar diatur betul lapak2 dagangan” UngKapnya. www.lintasberita1.com  *# DIAH#*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *