Peduli Covid-19, PT. BJAP-1 Gelontorkan Bantuan Tahap-II

Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Dampak wabah Covid-19 yang tidak kunjung landai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah mengundang keprihatinan tersendiri bagi PT Bangun Jaya Alam Permai (BJAP-1) untuk menggelontorkan bantuan tahap II.  Sumbangan berupa 190 karung beras dengan berat per karungnya 5 kilogram, 112 dus indomie serta 35 paket sembako untuk desa Sungai Pakit dan Amin Jaya ini telah disalurkan pada pekan lalu.

Dari 190 sak beras dan 112 dus indomie itu dibagi dua tempat yakni di Kecamatan Pangkan Banteng dan Kecamatan Arut Utara pada tanggal 18 Mei lalu dan sudah diserahkan kepada Tim Gugus Tugas pada masing-masing kecamatan oleh sejumlah petinggi PT BJAP-1.

General Manager PT BJAP Charles Sipayung berharap bantuan tersebut bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19 di Kecamatan Arut Utara dan Pangkalan Banteng. Charles juga mengatakan akan selalu siap dan mendukung seluruh program kegiatan pemerintah dalam penanggulangan dan penanganan pandemi covid-19 khususnya di wilayah  Kecamatan Arut Utara.

Diketahui sebelumnya, pada tahap pertama PT.BJAP-1 juga sudah menyumbangkan 70 sak beras, 70 liter minyak goreng,  70 kg gula pasir dan 70 bungkus kopi yang diserahkan kepada Tim Gugus Tugas Kecamatan Arut Utara. Upaya ini sebagai langkah meringankan beban masyarakat Arut Utara yang terkena dampak Covid-19 ini secara langsung.

Atas bantuan itu Camat Arut Utara, M.Nursyah Ikhsan menyambut baik uluran tangan dari perusahaan kelapa sawit yang berada di kawasan Arut Utara ini. Menurutnya, kepedulian ini sebagai bentuk tanggungjawab sosial di tengah kesulitan yang dihadapi maayarakat saat ini.

“Kami sangat apresiasi. Ini menunjukkan kepedulian dan kegotongroyongan kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19 saat ini,” tukas Ikhsan kepada lintasberita1.com beberapa waktu lalu di kantornya.

Ikhas menilai, kepedulian perusahaan terhadap kesulitan masyarakat saat ini adalah sebagai wujud terjalinnya komunikasi yang baik antara warga dan pihak perusahaan. Tak terkecuali, sambung dia, disaat sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan karena wabah virus corona ini perusahaan hadir dan ada di tengah-tengah meraka.

“Ini yang kami maksud saling bersinergi antara pihak masyarakat dan pihak perusahaan. Sedangkan pihak pemerintah atau kecamatan sebagai jembatan penghubung keduanya,” tandasnya.

Selain itu, Camat juga berharap bantuan kepada masyarakat terdampak tentunya tidak hanya berasal dari PT BJAP-1 belaka. Namun semua korporasi dan para pengusaha khususnya yang berada di wilayah hukum administrasi Kecamatan Arut Utara pun harus ada kepeduliannya.

Sedangkan teknis dalam penyaluran bantuan, kata dia, hendaknya melalui satu pintu yakni diserahkan kepada Tim Gugus Tugas. Pasalnya, tim tersebut terdiri dari unsur pemerintah, kesehatan, Polri dan TNI dan juga sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

“Satu pintu saja. Melalui tim gugus tugas agar mudah monitornya, pengawasannya, pendataanya dan koreksinya,” pungkas Nursyah Ikhsan. (SM-LB1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *