PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Kabut asap memang momok yang sepertinya tidak bisa dihindari oleh Masyarakat Kalteng, ketika musim kemarau melanda. Tapi, hal tersebut sepertinya bukan menjadi hambatan besar bagi para Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Kalimantan Tengah Falery Tuwan, SE., M.M., kepada lintasberita1.com saat diwawancarai di kantornya, Jl. Brigjen Katamso, Kota Palangka Raya, Jum’at (26/07/2019) sekitar jam 10.00 WIB.

“Kabut asap memang tengah melanda Kota Palangka Raya, namun seperti Masyarakat biasanya aktivitas latihan paskibraka akan tetap berjalan. Kecuali sudah memasuki siaga satu, dan kita akan evaluasi itu,” jelas Falery.

Falery mengatakan, kegiatan paskibraka sudah mencapai ke tingkat penugasan, dengan total keseluruhan anggota 70 orang lebih, yang diambil dari 13 Kabupaten dan 1 kota.

“Pada tanggal 1 agustus nanti, mereka mulai masuk karantina,” ungkap Falery.

“Kita juga patut berbangga hati, karena ada dua orang yang menjadi wakil Kalteng untuk paskibraka Nasional, yaitu dari Kotawaringin Timur dan Barito Utara, dan ini tentunya membawa nama harum Provinsi Kalteng” tambahnya.

Mengenai kabut asap, Falery sangat mengapresiasi kinerja TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, yang telah berjuang bahu-membahu untuk mencegah kabut asap semakin parah, seperti pada tahun 2015 lalu.

“Saya turut menghimbau kepada Masyarakat, jangan karena kepentingan sesaat yang dilakukan oleh beberapa orang menyebabkan kerugian bagi banyak orang. Mari kita bersama-sama dengan petugas pemadam kebakaran bekerjasama dalam mencegah karhutla, agar kita bisa terbebas dari kabut asap,” ajak Falery.

“Dengan hanya mengandalkan tenaga petugas pemadam kebakaran, pasti tidak akan mampu kalau tidak disertai dukungan dari Masyarakat,” tegasnya. Www.lintasberita1.com, #PERDI#