Mantan Kadis Transmigrasi Kapuas Diduga Rugikan Negara 1 Milyar Lebih

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil menahan dua orang terduga pelaku tindak pidana korupsi dana hibah berupa pupuk dan racun rumput dalam kegiatan penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana sosial ekonomi kawasan transmigrasi tahun 2019 di Dinas Transmigrasi Kapuas, Selasa (3/3/2020).

Belakangan diketahu dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka hingga tersebut adalah pelaksana kegiatan dengan inisial SW dan mantan Kadis Transmigrasi Kapuas inisial SKR.

Rustianto Basuki Sudarmo selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Kalteng, menjelaskan, total dana yang dikorupsi masih dihitung oleh BPKP. Namun kata dia, dana keseluruhan kegiatan, mencapai Rp 1 miliar rupiah lebih.

“Anggaran kegiatan hibah barang penyediaan dan pengelolaan prasarana dan sarana sosial serta ekonomi di kawasan transmigrasi tersebut terserap sebesar 1.144.028.000,” ungkap Kasipenkum.

Lanjutnya, secara keseluruhan kegiatan tersebut terdiri dari 7 item, namun yang terlaksana hanya 1 item saja. Jadi ada enam item yang tidak dilaksanakan yaitu pupuk KCL, Pupuk TSP, Obat Hama, Pupuk Orea, Racun Rumput dan Bibit Padi yang tidak pernah sampai ke Gapoktan.

Adapun 1 item yang dilaksanakan adalah Kapur, itu pun hanya 32.000 kg saja yang dikirimkan ke Gapoktan pada tahun 2019.

“Jadi untuk terperincinya kita masih menunggu hitungan dari BKP, berapa pasti kerugian yang dialami negara,” tegas Kasipenkum. Www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *