PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Tanpa lelah aparat Kepolisian Polda Kalteng Subdit III/Jatanras dalam menindak para Bandar Judi Togel, seperti yang terjadi di kabupaten Lamandau.

Melalui Subdit III/Jatanras Polda Kalteng telah melakukan penangkapan terhadap satu orang bandar Judi Togel atas nama Hidayatullah Als Midun (46), Senin (01/07/2019), berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah terhadap maraknya praktek perjudian togel di wilayah Nanga Bulik Kabupaten Lamandau.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Anang Revandoko melalui Ditreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Drs IG Gede Setyo Agung Prasetyo, SIK mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, subdit III/Jatanras Dirkrimum Polda Kalteng langsung turun kelapangan dan melakukan penyelidikan langsung, dan berhasil menangkap satu (1) orang Bandar Judi Togel bernama Hidayatullah Als Midun(46) warga Jl. Jc. Rangkap Kel. Nanga Bulik Kec. Bulik Prov. Kalteng.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa: Uang Tunai Rp. 1.112.000,00( Satu Juta Seratus Dua Belas Ribu Rupiah), Enam(6) lembar kertas tebakan angka dari pembeli, dua (2) buah kalkulator: kalkulator warna hitam merk Citizen Ct-512, kalkulator warna putih merk Yoho Yh-888, Satu(1) buah Handphone warna putih merk Xiaomi yang dirusak oleh pelaku pada saat diamankan,

Selanjutnya, Tiga(3) buah kartu debit: Kartu debit bank mandiri no seri 4616 9941 3815 52, Kartu debit bank BNI no seri 5371 7620 0005 8078, Kartu debit bank BNI no seri 5264 2220 0038 8546, Dua(2) buah buku rekening tabungan: Bank Mandiri No rek. 159-00-0243882-7 a.n HIDAYATULLAH, Bank BNI No.rek. 0485568899 a.n HIDAYATULLAH, Satu (1) buah buku warna orange yang bertuliskan angka-angka tebakan kupon putih atau togel.

Menurut Ditreskrimum Polda Kalteng, pelaku bandar judi togel tersebut beserta barang bukti digelandang menuju ke Palangkaraya ke Kantor Ditreskrimum Polda Kalteng untuk di proses hukum.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian, dan pelaku di ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah,” Pungkas Dirkrimum Polda Kalteng Kombes Pol Drs IG Gede Setyo Agung Prasetyo, SIK. Www.lintasberita1.com, #VANZ#