Kostra Tani Kalteng Dimulai

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Agar sinergi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak khususnya stakeholder pelaksana di daerah yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) KALTENG , Dinas Pertanian Provinsi, dinas pertanian kabupaten /kota serta balai penyuluhan pertanian kecamatan melakukan sosialisasi komando strategis penyuluhan pertanian (KOSTRA TANI) di aula BPTP KALTENG, Kamis (30 / Januari/ 2020 ).

Sosialisasi tersebut dikemas dengan acara Temu Tugas Peneliti, Penyuluh Pertanian Balitbangtan dan Penyuluh Prrtanian Daerah: Mendukung Program dan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian di Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Ir. Hj. Sunarti, MM saat membuka temu tugas penyuluh dan peneliti mengatakan, dengan kendali (berupa Kostra Tani) di Kecamatan, semua bisa digali dengan baik dan menjadi sumber pengendalian di tingkat kostra tani Kecamatan. Mulai dari perencanaan, implementasi, pembelajaran, hingga evaluasi, termasuk pemasarannya diatur dari kecamatan.

Karena itu, membutuhkan koordinasi dan sinergi dari berbagai stakeholder yang berkaitan dengan pembangunan pertanian. “Konsistensi, Kolaborasi, berteman dengan semua, tidak ada persaingan. Kebesaran Pertanian tidak hanya ada di Provinsi KALTENG, Kabupaten, tetapi akumulasinya ada di BPP di tingkat kecamatan,” tutur Sunarti.

Dalam jangka pendek Sunarti menjelaskan, Kostra Tani memiliki tujuan untuk penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Sedangkan tujuan jangka panjang, Kostra tani untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran BPP sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional umumnya dan Kalimantan Tengah khususnya.

“Sehingga diharapkan mampu meningkatkan peran pimpinan daerah mulai dari Kepala Desa, Camat, Bupati hingga Gubernur untuk menggerakkan penyuluh pertanian, petugas lapangan, hingga pelaku usaha lainnya dalam pembangunan pertanian,” harap Sunarti.

Kostra Tani menurut Sunarti juga bisa dijadikan tempat pelatihan lingkup kecil di tingkat kecamatan. “Menjadi on the Job training, memecahkan msalah langsung di lapangan. Pelatihan menjadi lebih konkret jika dilakukan di BPP kecamatan,” imbuh Sunarti.

Untuk menjadi posko Gerakan Kostra Tani, Kepala BPTP KALTENG menjelaskan perlu adanya penguatan sarana prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan penyuluhan di tingkat kecamatan. “Tahun 2020 ini, ditargetkan penumbuhan komando strategis pembangunan pertanian,” tegasnya.

Lanjutnya, adapun langkah penguatan BPP yang dijadikan Posko Kostra Tani tersebut antara lain Pengadaan Sarana Prasarana (Jaringan Komputer, Jaringan Internet, Drone dan LCD), Penguatan Kelembagaan (Posluhdes dan Kelembagaan Ekonomi Petani), Peningkatan SDM Pertanian (Petugas Pendukung seperti Admin dan IT serta Penyuluh dan Petugas Fungsional Lainnya), hingga Peningkatan Penyelenggaraan (Penguatan Data dan Informasi, Layanan Agribisnis, dan Penguatan Brigade).

“Semuanya dilakukan tahun ini dan akan dilakukan simultan dengan bimbingan teknis seputar Kostra Tani,” tandasnya. Www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *