Ketua DPRD Provinsi Kalteng Dukung Pemekaran Provinsi Kotawaringin

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Melanjutkan sejarah perjuangan 15 September 1965 yang menginginkan Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat menjadi Daerah Tingkat I Provinsi Kotawaringin, Tim Presidium Daerah Persiapan Provinsi Kotawaringin melakukan audiensi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Ruang Rapat Gabungan DPRD, Senin (09/03/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kegiatan yang langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Wiyatno, Tim Presidium memaparkan bahwa tujuan dari pemekaran wilayah tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan berdasarkan aspek legal UUD 1945, UU Darurat No. 10 Tahun 1957, UU No. 27 Tahun 1959, UU No. 33 Tahun 2000, PP No. 129 Tahun 2000, UU No. 32 Tahun 2004, UU No. 33 Tahun 2004, PP No. 78 Tahun 2007, UU No. 23 Tahun 2014, dan Desain Besar Penataan Daerah Di Indonesia Tahun 2010-2025.

Mengapa Provinsi Kotawaringin, Rahmat Nasution Hamka selaku Ketua Presidium mengatakan bahwa luas Kalimantan Tengah 1,5 kali pulau Jawa, sehingga rentang kendali terlalu jauh yang mengakibatkan kurang maksimal dalam pengelolaan SDM dan SDA. “Selain itu pembangunan tidak dapat maksimal dilaksanakan, rawan terhadap gangguan keamanan, pelayanan publik tidak maksimal, dan lambat mengejar ketertinggalan dari 4 Provinsi yang berada di pulau Kalimantan” jelas Hamka.

Berdasarkan syarat teknis yang meliputi kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, kependudukan, luas daerah, pertahanan, keamanan, kemampuan keuangan, tingkat kesejahteraan masyarakat, dan rentang kendali penyelenggaraan pemenrintah daerah, dinilai sudah cukup terpenuhi.

“Calon prov. akan direkomendasikan apabila calon prov. dan prov. induknya mempunyai total nilai seluruh indicator dan perolehan nilai indicator factor kependudukan, factor kemampuan ekonomi, factor potensi daerah, dan faktor kemampuan keuangan dengan kategori SANGAT MAMPU atau MAMPU”.

Saat diwawancarai Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno mengatakan bahwa Dewan sangat mengapresiasi dilakukannya pemekaran provinsi Kotawaringin. Karena kita harus melihat kedepan bukan ke belakang, hanya menunggu waktunya saja provinsi Kotawaringin akan terbentuk.

“Pada prinsipnya aspirasi ini kita sambut dengan baik. Apabila aspek-aspeknya memenuhi syarat, pasti kita dukung, karena pembahasan ini bukanlah main-main yang harus ditanggapi dengan serius,” pungkasnya.

Wiyatno menambahkan, sebagai pihak eksekutif juga akan mengadakan kajian mendalam mengenai hal tersebut. Mungkin nanti Wiyatno melanjutkan, akan bersinergi dengan pihak akademisi dan para ahli yang membidangi masalah tersebut, sebab ini bukan hal yang main-main karena menyangkut keberlangsungan dua Pemerintahan yang ditinggalkan dan yang akan dimekarkan. www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *