Kepala Bapenda: Penghapusan Sanksi Administrasi Kendaraan Bermotor Berakhir 31 Juli 2020

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Pajak adalah retribusi wajib yang bersifat memaksa dan harus dibayar oleh perseorangan/badan/perusahaan kepada Negara, berdasarkan ketentuan undang-undang yang berlaku. Sebab, pajak berperan vital dalam mendukung kegiatan pembangunan pemerintah di segala sektor, seperto diantaranya, Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur.

Oleh karena itu, untuk memperlancar pemerintah dalam mengeruk pajak khususnya di sektor kendaraan bermotor, pemerinta Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menerbitkan kebijakan “penghapusan sanksi administrasi bagi kendaraan bermotor yang terdaftar di Kalteng,” tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 13 Tahun 2020.

Dalam konferensi pers semester pertama Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Kalteng, Kamis (02/06/2020) sekitar pukul 14.20 WIB, Kepala Bapenda H. Kaspinor, SE., M.Si, menjelaskan, bahwa penghapusan tersebut dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalten. Selain itu juga untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19, dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak.

Jamak diketahui, dampak covid-19 tersebut sangat berpengaruh terhadap pendapatan di berbagai sektor ekonomi, baik dari perkebunan, pertambangan, hingga ke pelaku usaha kecil dan menengah. Akibatnya perputaran ekonomi melambat dari biasanya.

“Pada kesempatan ini, Saya menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat memanfaatkan pergub nomor 13 ini sebaik mungkin, karena penghapusan sanksi administrasi berakhir tanggal 31 Juli 2020,” pungkasnya.

Kaban menambahkan, perlu diketahui bahwa data kendaraan bermotor yang telah memanfaatkan pergub nomor 13, hingga 27 Juni 2020, sebanyak 17.616 unit, dengan rincian kendaraan roda dua 14.268 unit, roda tiga 78 unit, dan roda empat 3.270 unit.

“jadi PAD yang dihasilkan adalah sekitar Rp. 12.868.000.000,- ( Dua Belas Milyar Delapan Ratus Enam Puluh Delapan Juta Rupiah),” ungkap Kaban.

Lebih lanjut ia berharap, masyarakat semakin sadar kepada kewajibannya dalam membayar pajak. “Karena pajak yang anda bayarkan itu sangat berguna bagi pembangunan di Kalteng, khususnya infrastruktur, pendidilan, kesehatan, dan lainnya,” pungkasnya. Www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *