Kapolres Kobar Jajal Sirkuit Sany Motocross di Pangkut

KOBAR, lintasberita1.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengan, AKBP E. Dharma B. Ginting, SH. S.I.K, MH, mencoba lintasan Sirkuit Sany Motocross yang ada di jalan Durian Tunggal RT 06 Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara (Arutara), Senin sore (13/01/2020).

Di tengah puluhan rider trail berasal dari berbagai kalangan, Kapolres tak tampak sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian di Kobar ini. Kapolres berbaur seperti layaknya masyarakat sipil biasa yang tidak menunjukkan perbedaan antara pejabat dan rakyat.

Sebagai pemilik Sirkut tersebut, Darsani Alfius Mahi berjanji akan mengembangkan lintasan itu sesuai arahan dari komunitas trail yang tergabung di Kobar ini. Pasalnya ia sendiri belum tahu persis ukuran baku serta skema lintasan Motocross itu.

“Kemarin sudah diberikan arahan dari teman-teman pecinta Motor Trail. Tinggal membenahi dengan alat berat lagi,” tandasnya saat ditemui sejumlah awak media di lokasi Motocross.

Lintasan yang dibuat, sambung Darsani, sengaja diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin berlatih dalam olahraga Motocross ini. Namun dirinya berpesan agar menggunakan pengaman kepala (helm) serta pengaman lainnya agar tidak cidera jika terjadi benturan.

“Tidak kami pungut biaya, alias gratis. Namun harus mempertimbangkan keselamatan. Makanya harus pakai helm, baju dan sepatu safety,” pesannya.

Lintasan yang berada pada lahan 6 hektar itu rencanya akan terus dikembangkan. Hal itu dilakukan karena sebagai putra daerah, Darsani berkeinginan agar Arutara cepat berkembang seperti layaknya kecamatan lain.

“Akan terus kami kembangkan dengan menggandeng komunitas ini (trail). Potensi di Arutara sebenarnya tidak kalah menarik dengan daerah lain,” paparnya.

Diketahui, iring-iringan para rider trail datang di lintasan ini sekitar pukul 3 sore setelah mengikuti kunjungan Kapolres ke Desa Pandau. Sebagian rider mengatakan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam lintasan ini.

“Terlalu ekstrim, gundukannya kurang tinggi dan kurang lebar. Sehingga kami sendiri takut terjungkal,” ucap salah satu rider asal Pangkalan Bun.

Sementara itu usai memantau semua rider mencoba beberapa putaran, E Dharma foto bersama Kapolsek Arutara, Ipda Rahis Fadhlillah, S.TrK. serta owner lintasan tersebut. Kegiatan diakhiri jamuan makan di kediaman Darsani yang sekaligus merupakan tokoh Suku Dayak di Kecamatan Arut Utara. Www.lintasberita1.com, #Suhud Mas’ud#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *