Gubernur Kalteng: Cegah Covid-19 Dengan Tidak Berjabat Tangan

PALANGKA RAYA, Lintasberita1.com – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran Lakukan Konferensi Pers Bersama awak media terkait perkembangan Virus Corona Di indonesia terkhususnya Kalimantan Tengah di Aula Isen Mulang, Sabtu (14/03/2020) Sore.

Dalam Konferensi Pers tersebut turut di hadiri oleh anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, Kabinda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Slamet Urip Widodo, Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng Lies Fahimah, Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus drg. Yayu Indriaty serta Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Talimantan Tengah.

Dalam Konferensi Pers Gubernur Kalimantan Tengah mengeluarkan surat edaran Nomor 443.2/20/BU tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah.

Gubernur H. Sugianto Sabran Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dalam pencegahan Covid-19, juga menjaga ketertiban, ketenangan, serta jangan panik terutama jangan melakukan pembelian bahan pokok secara belebihan yang akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

“Kami himbau kepada seluruh lapisan dan elemen masyarakat baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat agar mengajak masyarakat dan mensosialisasikan untuk membiasakan pola hidup sehat dan bersih, hindari kontak pisik seperti berjabat tangan, atau benda yang dapat menularkan virus Covid-19” Kata Sugianto Sabran.

Lebih lanjut orang nomor 1 di kalimantan tengah tersebut juga menghimbau agar menghindari kerumunan massa,Mengijinkan Karyawan, pegawai dan anak sekolah yang terkena ISPA tidak masuk sekolah atau kerja dengan berdasarkan Surat Keterangan Dokter, Selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar seperti tempat kerja, selalu menyediakan disinfektan dan selalu melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan setempat, dan terutama tidak menimbun bahan kebutuhan pokok agar tidak terjadi kelangkaan barang sembako. Membatasi atau bahkan Menutup Tempat hiburan malam, Hotel dan tempat keramaian lainnya serta selalu menyediakan sabun cuci tangan. Dalam hal ini, untuk pencegahan dan antisipasi adanya kasus orang dengan gejala Covid-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah menyiapkan 3 (tiga) RS rujukan Covid 19 diantaranya RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD dr. Murjani Sampit dan RSUD Imanuddin Pangkalan Bun.

“Untuk mempermudah koordinasi atau pelaporan terkait indikasi Covid-19, maka Pemerintah Provinsi dan Daerah juga telah membuka layanan call center melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kota setempat seandainya jika ditemukannya tanda-tanda orang dengan gejala Covid-19 dilingkungan sekitar tempat tinggal atau tempat bekerja masing-masing, agar dapat segera melaporkan dan berkoordinasi melalui call center 08125086776, 082357720665, dan 08115230044.” tutup sugianto sabran keoada awak media. www.lintasberita1.com #RISMAN#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *