Enam Orang Pedagang Pasar Kamelo Reaktif

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Irma Afsesta mengungkapkan ada enam orang yang diduga reaktif saat rapid test pada Pasar Kameloh Kota Palangka Raya, Rabu (01/07/2020)

Kegiatan tersebut kemudian berlanjut hingga Pasar PU yang berada di Jalan S Parman Kota Palangka Raya, Jumat (03/07/2020).

Irma mengatakan, kegiatan ini akan terus dilakukan sesuai dengan sepuluh zona merah yang termuat dalam surat instruksi Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, SE. “Hingga kini sudah dua lokasi yang kami lakukan rapid test, kemarin di Pasar Kameloh dan sekarang di Pasar PU kami selenggarakan,” tuturnya.

Irma mengatakan, Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan akan semaksimal mungkin di delapan lokasi berikutnya. Ia juga menjelaskan, setelah dilakukan rapid tes tersebut pedagang yang telah di rapid test akan mendapatkan surat keterangan yang nantinya digunakan sebagai bukti ketika dilakukan razia oleh satpol PP Kota Palangka Raya.

“Pedagang yang rapid testnya nonreaktif akan mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 dan bagi yang reaktif akan kami sarankan untuk karantina mandiri,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Irma mengimbau kepada pedagang untuk jangan merasa takut ketika mengikuti rapid test yang diselenggarakan oleh Pemerintah. “Dari pada pedagang harus ikut bayar rapid test mandiri, kan lebih baik ikut rapid test dari Pemerintah,” ujarnya. www.lintasberita1.com, #HELMI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *