Dirkrimsus Polda Kalteng Ungkap Mafia Pangan

PALANGKA RAYA, Lintasberita1.com – Polda Kalteng melalui Ditreskrimsus yang bekerja sama dengan Satgas Pangan berhasil membongkar tindak kejahatan pangan, yaitu gula dan beras yang di oplos dan dipalsukan sehingga tidak layak konsumsi demi raup untung besar.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam press rilis Dirkrimsus Polda Kalteng, Rabu (11/03/2020).

Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerjasama dan laporan dari masyarakat terkait melonjaknya harga pangan seperti gula dipasar yang ada dikota palangka raya.

“Ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak sehingga kita berhasil membongkar suatu pelanggaran hukum yang dilakukan tersangka M, yaitu menimbun Beras dan Gula Pasir di sebuah gudang yang terletak di Jln. Tingang VI” Kata Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan saat Jumpa Pers.

“Untuk Modusnya, Tersangka M membeli beras murah lalu di oplos ke karung bermerk premium agar dapat untung banyak, dan semua itu tanpa adanya keterangan di produk baik itu berupa Netto, Tanggal Kadaluarsa dll dan tidak memiliki izin dari Dinas Perdagangan” Tambah Hendra

Dari Gudang Tersangka berhasil disita sebanyak 2 Ton lebih Gula Pasir yang di Rafinasi dan ratusan kilogram beras yang akan di oplos,timbangan,mesin jahit dan nota.

“Atas perbuatannya ersangka M akan dijerat dengan pasal 106 UU No: 7/2014 tentang Pendagangan, dengan hukuman penjara lima tahun dan denda Rp 5 miliar,” tandasnya. www.lintasberita1.com #RISMAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *