Demi Sinergitas, Arutara Gelar Apel Gabungan Setiap Minggu

Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Apel gabungan yang terdiri dari seluruh aparatur desa, kelurahan dan kecamatan setiap satu minggu sekali digelar di halaman kantor Camat Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, Selasa (28/7) pagi. Apel dalam rangka bertujuan kedisiplinan dan kebersamaan lintas sektor ini dilaksanakan setiap hari Selasa pagi dengan peserta dua desa, 1 kelurahan dan dari pihak kecamatan.

Pada apel kali ini, sesuai jadwal pesertanya adalah desa Riam, Panahan, Kelurahan Pangkut dan pihak kecamatan itu sendiri. Hal ini akan menjadi sinergitas antara dess satu dengan lainnya dalam mengemban tugas negara.

Camat Kecamatan Arutara, M.Nursyah Ikhsan dalam paparannya, apel ini bertujuan menambah kedisiplinan, menjalin kebersamaan serta menumbuh kembangkan rasa persatuan. Apel ini juga sebagai sarana ajang untuk berlatih baris berbaris serta uji mental para aparatur negara.

“Kesalahan dalam baris berbaris itu adalah biasa. Begitu juga saat memberikan kata sambutan. Maka apel ini sebagai media latihan kita bersama,” papar Camat.

Selain itu, Ikhsan juga mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar bersatu padu dalam melaksanakan semua program yang merupakan tugas dari negara.

“Seluruh aparatur negara harus satu nafas dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Maka tujuan apel hari ini agar lebih meningkatkan kinerja dan hubungan baik antar desa dan kelurahan,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, dalam sambutannya Camat menyampaikan tiga hal:

Pertama, menegaskan untuk tetap patuhi aturan protokoler kesehatan serta disiplin dalam menggunakan masker serta cuci tangan untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

Kedua, pada sektor pelayanan, keamanan, ketertiban, kesehatan, sumber daya manusia dan  pendidikan harus terus ditingkatkan. Dan diharapkan semua pemangku wilayah bisa mengambil keputusan serta kebijakan sesuai wilayah masing-masing.

Ketiga, dalam nenghadapi  Pilkada Tingkat 1 Kalteng, diharapkan semua wilayah bisa menciptakan iklim yang sejuk, suasana yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada semua pihak. Dalam demokrasi perbedaan pilihan itu adalah hal biasa, kendati demikian harus saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lainnya. (SM-LB1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *