Dandim 1014/Pbn Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Gandis

Kotawaringin Barat, lintasberita1.com – Komandan Kodim (Dandim) 1014 Pangkalan Bun, Letkol Infantri Yudi Rianto Ratu meletakkan batu pertama pada pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Desa Gandis Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kotawaringin Barat Kalteng, Sabtu (25/7) siang. Dengan pengawalan oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) Arutara, Kapten Yunus beserta anggotanya, Dandim bergerak menuju Gandis melalui jalur alternatif perkebunan kelapa sawit milik warga mengingat akses jalan terendam air hingga kedalaman 1 meter.

Pada kesempatan kali ini, Yudi berharap pembangunan GBI Gandis bisa berjalan lancar dan sesuai yang harapan bersama. Ia juga menilai bahwa pembangunan Gereja memang layak dilakukan mengingat rumah ibadah yang sudah ada ini usianya sudah tua.

“Semoga pembangunan Gereja ini berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,” ucap Yudi pada saat kegiatan.

Sebelumnya, dalam sambutannya di Gedung Serbaguna Desa Gandis, Dandim mengatakan bahwa baru kali ini mendapatkan kehormatan sebagai orang pertama yang meletakkan batu pertama dalam pembangunan tempat ibadah yakni Gereja.

“Suatu kehormatan yang luar biasa ketika saya mendapatkanĀ  amanat dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan GBI di Desa Gandis ini,” ungkapnya.

Pada waktu yang sama, Sekretaris Camat (Sekcam) Arutara, M.Nasir dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf kepada warga Gandis atas ketidakhadiran Camat Arutara karena ada kegiatan lain yang bersamaan waktunya. Dalam sambutannya Nasir meminta seluruh warga agar bahu membahu dalam pembangunan GBI ini. Agar apa yang menjadi tujuan bersama bisa terwujud sesuai yang diharapkan.

Tokoh masyarakat Gandis Yoner, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim, Danramil beserta anggota, Sekcam, Kepala Desa beserta perangkatnya, Pendeta, juga para pimpinan PT Astra Agro Lestari, tbk dan seluruh warga yang telah hadir dalam kegiatan itu. Ia berharap semua elemen bersatu padu dalam mewujudkan pembangunan GBI ini sehingga tempat ibadah ini segera bisa berdiri dan bisa dipergunakan.

Selain ucapan terima kasih, Yoner juga meminta kepada semua pihak agar turut serta membantu agar pembagunan GBI yang merupakan peremajaan tempat ibadah yang usianya lebih dari 20 tahun ini bisa segera terwujud. Harapan itu tidak hanya ditujukan kepada warga dan perusahaan terdekat, namun juga ia sampaikan kepada pemerintah daerah agar membantu percepatan pembangunan tempat ibadah ini sehingga cepat pula bisa digunakan oleh para jemaat.

“Saya atas nama tokoh masyarakat Arut Utara meminta dan memohon kepada semua pihak agar memberikan dukungan dan membantu dalam pembangunan GBI di Desa Gandis ini,” tandas Yoker kepada awak media.

Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Pdt.Kurdiyanto, ia berharap pembangunan GBI ini selain berharap kepada Tuhan juga  berharap dukungan banyak pihak. Kurdiyanto juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Dandim serta lainnya yang telah berkenan hadir serta memberikan dukungan pada pembangunan Gereja kali ini. (SM-LB1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *