Ciptakan Iklim Kondusif, Bupati Kobar dan Gubernur Undang Tokoh Lintas Agama dan Ormas

KOBAR, lintasberita1.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah mengajak semua lapisan masyarakat untuk bisa bersinergi dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tentram khususnya di Kabupaten Kobar. Ajakan itu ia sampaikan dihadapan ratusan masyarakat yang terdiri dari lintas agama, tokoh masyarakat, Muspida dan Muspika se Kabupaten Kobar, Jumat malam (31/1/2020).

Kegiatan yang digelar di kediaman Bupati jalan Samari Kota Manis Pangkalan Bun itu juga mengundang sejumlah pimpinan dan pengurus organisasi masyarakat (Ormas). Mulai dari Majlis Ulama Indonesia (MUI), Nahdaltul Ulama (NU) dan Muhammadiyah (MD), Dewan Adat Dayak (DAD) dan juga Ormas lainnya.

“Tujuannya untuk lebih mempererat jalinan silaturrahmi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Pertemuan tersebut, kata Bupati, selain menjalin hubungan baik juga sebagai ajang menyampaikan pendapat dan gagasan demi terciptanya suasana yang aman serta kemajuan Kobar dalam segala bidang. Dalam paparannya, Bupati juga menyampaikan keberhasilan kinerjanya bersama Wakil Bupati Ahmadi Riansyah selama kurun waktu 2.5 tahun ini. Kendati demikian, Nurhidayah selalu berharap gagasan dan masukan dari masyarakat sangatlah penting dalam percepatan pembangunan yang tepat sasaran dalam mewujudkan Kobar yang maju.

“Saran dan masukan selalu kami tunggu dari seluruh masyarakat. Karena dengan bahu membahu apa yang menjadi keinginan bersama dalam memajukan Kobar akan segera terwujud,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kondusifitas di wilayah Kalteng. Ia meminta antara aparatur pemerintahan dan para tokoh agama serta tokoh masyarakat ikut bisa berjalan bersama-sama dalam segala bidang khususnya menjaga stabilitas keamanan.

“Kalteng, khususnya Kobar ini mari kita jaga bersama. Jangan sampai ada oknum-oknum yang mengatasnamakan dari Ormas tertentu membuat suasana kurang nyaman,” tegas Gubernur.

Kemajuan Kobar dan Kalimantan Tenah ini, sambung Gubernur, adalah dari niat dan kemauan kita sendiri dan didukung oleh para investor. Maka, lanjut dia, rasa aman dan nyaman di wilayah ini harus dijaga sebaik mungkin agar para pengusaha percaya bahwa di bumi Borneo ini selalu dalam suasana yang kondusif.

Pada pertemuan kali ini, Bupati Kobar memberikan waktu kepada seluruh Camat, Tokoh Mayarakat dan Tokoh Agama untuk menyampaikan pendapat serta memberikan masukan tentang perkembangan situasi dan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Salah satu tokoh masyakat dari Kecamatan Arut Utara (Arutara), Yoner menyampaikan tiga hal:

Pertama, meminta kepada Bupati Kobar untuk diperbaikinya jalan akses dari desa menuju kantor kecamatan dan dibukanya jalan akses Kecamatan menuju Kabupaten.

Kedua, Yoner mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kobar serta Gubernur Kalimantan Tengah atas realisasinya jaringan listrik PLN yang sudah menyala di tiga tempat, yakni Desa Sukaramai, Gandis dan RT 06 Kelurahan Pangkut. Namun demikian, Yoner berharap pada tahun 2020 hingga 2021 semua desa se Arutara sudah teraliri listrik PLN secara menyeluruh.

Ketiga, mengingat minimnya air bersih di wilayahnya, ia memohon kepada Bupati dan Gubernur pada tahun mendatang mendapatkan bantuan berupa sumur atau pembangunan tandon air yang sumber airnya sudah ada di wilayah desa tersebut. Karena, kata Yoner, Sungai yang selama ini airnya dimanfaatkan warga sekarang warnanya tak jernih lagi bahkan seperti air kopi alias sangat keruh. Www.lintasberita1.com, #SUHUD MAS’UD#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *