Bahas Jalan Pertamina, Kapolres Bartim Hadiri Rapat Di Kantor Gubernur

PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Polemik Jalan Pertamina yang berada di Kabupaten Barito Timur (Bartim) Privinsi Kalimantan Tengah (Kaltrng) belum juga selesai.

Melihat situasi tersebut yang dihawatirkan berpotensi menimbulkan pengerahan masa dari kubu PT. SEM/ RIMAU, dan PT. Patra Jasa yang saling klaim terhadap Jl Pertamina, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengundang Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretariat Daerah Prov. Kalteng, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Prov. Kalteng, Instansi Vertikal Prov. Kalteng, BUMN/ Asosiasi, dan Pemerintah Kabupaten Timur.

“Kami hanya menginginkan masalah ini cepat selesai, agar Masyarakat Bartim bisa melaksanakan aktifitasnya dengan lancar,” ucap Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy, S.I.K., MH, saat mengikuti Rapat Kordinasi di Aula Betang Hapakat Gubernur Kalteng, Kamis (28/11/2019) sekitar jam 09.00 WIB.

Dengan adanya gesekan tersebut, kegiatan Masyarakat yang seharusnya bisa kita layani dengan maksimal, sedikit terganggu dengan aktivitas yang dilakukan baik dari pihak pertamina maupun dari pihak pengusaha yang melintasi Jl. Pertamina.

Zul berharap, kepada pemerintah tingkat 1 dalam hal ini Gubernur Kalteng dan tingkat 2 Bupati Bartim, untuk bisa mengambil langkah yang tepat guna menyelesaikan permasalah Jl Pertamina tersebut.

“Sesungguhnya Kami dari aparat kepolisian, dibantu TNI, berada ditengah-tengah, tidak berdiri kepada satu pihak, hanya untuk memastikan aktivitas Masyarakat bisa berjalan dengan baik, dan tidak ada gesekan kamtibmas disana,” kata Zul.

Terkait dengan adanya anggota yang turun ke lapangan, itu semata untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti di tahun 2009, dimana pada saat itu Jl. Pertamina dikelola oleh PT. SBY, dan PT. PAK, itu sampai ada tangan yang putus karena perkelahian berat disana.

Maka, untuk menghindari hal tersebut terjadi kembali, makanya aparat kepolisian selalu berada ditengah-tengah setiap ada kegiatan baik dari teman-teman perusahaan maupun dari Patra Jasa, untuk memastikan tidak ada gesekan diantara kedua belah pihak.

“Kami minta kepada Bapak Gubernur agar bisa segera menyelesaikan permasalah ini dengan baik, mencarikan solusi yang terbaik, tidak ada menang, tidak ada kalah, dan Masyarakat semua bisa memanfaatkan sarana jalan yang ada dengan baik,” imbuhnya. Www.lintasberita1.com, #PERDI#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *