ANIAYA RELAWAN PEMAKAMAN COVID-19, POLRESTA PALANGKA RAYA PERIKSA LIMA ORANG TERDUGA

PALANGKA RAYA. lintasberita1.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya menggelar press release terkait dugaan tindak pidana penganiayaan kepada relawan pemakaman Covid-19 Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Kota Palangka Raya, Rabu (22/7/2020) siang.

“Peristiwa tersebut terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (21/7/2020) sore kemarin.” Terang Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum

Kapolresta memaparkan hasil penyelidikan dari Satreskrim Polresta Palangka Raya berhasil menetapkan 5 (lima) orang yang di duga melakukan penganiayaan kepada petugas relawan, yakni ZT (45), TA (27), CA (23), PN (22) dan AB (23).

“Kelima pria tersebut ditetapkan sebagai calon tersangka berdasarkan hasil penyelidikan petugas serta barang bukti yang ditemukan. Untuk saat ini mereka diamankan di Rutan Polresta Palangka Raya untuk dilakukan proses penyidikan,” ujarnya.

Dari kronologis yang dipaparkan, peristiwa terjadi saat tim relawan akan memakamkan seorang pasien suspek Covid-19 dengan menggunakan protokol yang berlaku. Namun ada beberapa pihak masyarakat yang tak terima hal tersebut dan berujung pada terjadinya keributan serta dugaan tindak penganiayaan.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa sebuah kayu bulat berukuran sekitar dua Meter dan sebuah batu nisan yang diduga digunakan untuk menganiaya para relawan tersebut, hingga mengakibatkan seorang korban harus dilarikan ke rumah sakit.

“Apabila terbukti melakukan hal tersebut, tersangka dapat dijerat dengan Pasal 170 jo Pasal 351 KUH-Pidana tentang penganiayaan, dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara,”

Tutup Jaladri. www.lintasberita1.com #RISMAN#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *