BANJARNEGARA, lintasberita1.com – Kodim 0704/Banjarnegara melakukan uji coba pupuk organik “Wijayakusuma Nutrition” di dua lahan milik TNI AD PLTA Tulis yang terletak di Desa Binorong Kec. Bawang, Kab. Banjarnegara. Penyemprotan perdana sebelum tanam ini disaksikan langsung oleh Dandim 0704/Bna Letkol Inf Bagas Gunanto A.Ks. Minggu (3/1).

Penyemprotan pupuk organik ini merupakan tindak lanjut dari program ketahanan pangan serta dalam rangka meningkatkan pendapatan petani melalui tanaman organik. Menurut Danrem 071/Wk ,Kolonel. Kav. Dani Wardana,bahwa penggunaan pupuk organik bertujuan agar petani bisa menghasilkan produk pertanian organik dan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.

Dengan uji coba penggunaan pupuk organik cair ini diharapkan akan menghasilkan panen yang bagus dan kwalitas tanahnya pun membaik.

“Kita sedang mencoba sekaligus untuk perbandingan antara penggunaan pupuk Wijayakusuma Nutrition dengan pupuk yang berbasis kimia. Dengan uji coba ini nantinya bisa kita lihat hasilnya mana yang lebih bagus, sekaligus dapat dijadikan sarana untuk menyempurnakan produk pupuk organik ini,” Ungkap Dandim..

Sementara itu, Pasiter Dim 0704/Bna Kapten Inf Suharsana yang turut dalam kegiatan tersebut menerangkan, penggunaan pupuk organik ini dibagi tiga tahap, yakni saat mau tanam, setelah tanaman berumur 1 bulan, dan terakhir ketika tanaman padi sudah mulai berbuah .

Sedangkan pemakaian pupuk organik ‘Wijayakusuma Nutrition” dengan perbandingan 1 Ha lahan hanya membutuhkan 30 botol atau setara 30 liter. Dimana dimasing-masing tahap penyemprotan sebanyak 10 liter.

“Sangat hemat, cukup 10 liter sebelum tanam, 10 liter setelah tanam usia 1 bulan dan 10 liter saat padi mulai berbuah (istilahnya hamil). Luar biasa, dalam satu musim tanam dengan lahan seluas 1 hektar cukup 30 liter saja.” Ucap PASITER

Penyemprotan perdana ini juga disaksikan Danramil 10/Bwg, Kapten. Inf. Budiharjo, PPL Kec.Bawang, dan perwakilan dari PT PAN. (Penrem 071/Wijayakusuma). www.lintasberita1.com #HARIS#