KATINGAN, lintasberita1.com – Dalam rangka mensosialisasikan Penerimaan Anggota Polri T.A 2019 dan juga Stop HPUS (Hoax, Pornografi, Ujaran dan SARA), Kapolsek Sanaman Mantikei Iptu Kusean Afandi menyambangi SMAN 1 Sanaman Mantikei, Selasa (11/12/2018).

Kegiatan sambang sekolah tersebut diikuti oleh siswa- siswi SMAN-1 Sanaman Mantikei sebanyak 40 orang.

Kapolsek Sanaman Mantikei Iptu Kusean Afandi mengatakan, Polri akan membuka pendaftaran penerimaan anggota Polri T.A 2019, secara transparan dan akuntabel. Ada kesempatan kepada putra-putri Kalteng khususnya dari Sanaman Mantikei yang memenuhi syarat sesuai ketentuan untuk mengabdi kepada negara melalui organisasi Polri.

“Bagi yang berminat mendaftar menjadi anggota Polri, agar mempersiapkan diri mulai sekarang yakni dengan berolahraga, jaga kesehatan, tidak mengkonsumsi Miras dan Narkoba serta jauhi seks dan pergaulan bebas,” ujar Kapolsek.

Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Sanaman Mantikei Iptu Kusean Afandi juga berharap kepada para siswa -siswi SMAN 1 Sanaman Mantikei untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan digunakan untuk hal-hal yang negatif seperti menyebarkan berita bohong, menyampaikan ujaran kebencian, pornografi ataupun isu SARA, karena hal tersebut dapat diproses secara pidana berdasarkan UU ITE.

“Ada beberapa aturan dalam bermedia sosial yakni kenali aturan dalam bermedia sosial, dalam hal ini Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE, perhatikan unggahan dengan memilah hal-hal pribadi untuk diunggah,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, hal-hal yang sifatnya pribadi jangan sampai share di media sosial karena dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan sebagai celah untuk melakukan tindak kejahatan dengan mengetahui kebiasaan dan aktivitas sehari-hari lewat media sosial, ketika mendapatkan informasi agar disaring terlebih dahulu kebenarannya sebelum sharing ke medsos dan tanyakan kembali kebenaran informasi tersebut, tidak serta merta meneruskannya kepada pihak lain. Www.lintasberita1.com, #PERDI#