GUNUNG MAS, lintasberita1.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar operasi penertiban pelanggaran lalu lintas dengan sandi “Operasi Zebra Telabang 2018).

Operasi ini juga diterapkan di seluruh jajaran Kepolisian Resor (Polres), tak terkecuali Polres Gunung Mas (Gumas), yang akan dilaksanakan mulai hari Selasa (30/10/2018) hingga Senin (12/11/2018).

“Dalam operasi zebra telabang ini, pengendara yang akan ditidak adalah diantaranya, tidak menggunakan helm standar, anak dibawah umur, pengendara mabuk, dan pengendara melawan arus,” ungkap Kapolres Gunung Mas AKBP Yudi Yuliadin S.I.K, M.Si., kepada Lintasberita1.com di Halaman Mapolres Gumas.

Selain itu, polisi juga akan menindak pengendara yang tidak mematuhi peraturan. Seperti tidak membawa surat menyurat saat berkendaraan, yakni SIM dan STNK.

“Operasi ini melibatkan sekitar 100 orang lebih personel kepolisian Gunung Mas,” kata Kapolres Gunung Mas.

Total personel yang ada berjumlah 258 orang. Tapi, karena operasi zebra telabang ini hampir berbarengan dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) jadi personel dibagi biar tidak terjadi duplikasi.

“Jadi sekitar 110 orang personel kepolisian juga dilibatkan untuk mengamankan Pilkades di 59 Desa. Kemudian sisanya kita siagakan untuk pengendalian masa (Dalmas) di Polres,” jelas Kapolres Gunung Mas.

Kapolres Gunung Mas menghimbau, kepada Masyarakat agar dalam bekendara selalu membawa surat-surat kelengkapan yang sesuai dengan aturan. Lengkapi diri dengan sarana keamanan apabila menggunakan kendaraan, khususnya roda dua.

“Tapi yang lebih penting, jangan mengendarai kendaraan dalam kondisi sedang sakit dan dalam kondisi mabuk, jangan sampai itu terjadi,” tegas Kapolres Gunung Mas.

Ditempat berbeda, Kasatlantas Polres Gunung Mas IPTU Rachmat Endro, S.SE, mengatakan, operasi zebra telabang 2018 ini sudah disosialisasikan kepada Masyarakat. Diantaranya, melalui Radio Hamauh Gunung Mas dan langsung mensosialisasikan ke kecamatan-kecamatan. www.lintasberita1.com, #PERDI#