PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Entah mimpi apa yang menimpa tiga pemuda di Tangkiling. Niat yang pada mulanya hanya membersihkan tanah untuk bercocok tanam, kini berubah menjadi sebuah penyesalan. Malangnya, mereka bertiga pun harus rela dijebloskan ke dalam penjara.

Ketiga pemuda tersebut disangkakan dengangan dugaan Pembakaran Lahan atau melanggar pasal 187 ayat (1e) KUH Pidana jo Pasal 108 UU RI No. 3 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara.

Diketahui tersangka bernama Pandung bin Ensensius (31), Dodi bin Balui (25), dan Pino bin Tinsi (21), yang merupakan warga dari Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Sirgar mengatakan, tempat kejadian pembakaran lahan di Jl. Tjilik Riwut Km. 42, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

“Barang bukti yang diamankan, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah botol warna ungu isi air minum, arang bekas kayu yang terbakar, ranting kering, dan daun kering,” sebut Kapolres Palangka Raya, Selasa (2/10/2018) sekitar pikul 14.00 WIB.

Kronologis kejadian, cerita Kapolres Palangka Raya, ketiga pelaku dua minggu sebelumnya sudah mulai membersihkan lahan. Tiga hari kemudian pelaku kemudian membersihkan lahan dengan cara membakar, dan pembakaran dilakukan setiap sore hari. Sedangkan pada waktu siang, para pelaku menyusun ranting dan daun kering untuk dibakar.

Selanjutnya, pada hari Kamis (27/9/2018) sekitar pukul 17.30 WIB, pelaku melakukan pembakaran lahan kembali. Namun api menjadi besar tak terkendali dan beberapa jam kemudian datang pihak Kepolisian. Melihat api semakin membesar membakar lahan, lalu ketiga pelaku diamankan, dan tim pemadam api melakukan pemadaman.

“Saksi yang membenarkan kasus pembakaran lahan ini bernama Jefry Welman (30) dan Alon (31), pekerjaan Polri di Jl. Tjilik Kriwut Km. 3,5, Aspol Polrea Palangka Raya,” ungkap Kapolres Palangka Raya.

“Total lahan yang dibakar oleh ketiga tersangka kurang lebih 1 hektar luasnya,” tutup Kapolres Palangka Raya. www.lintasberita1.com, #PERDI#