PALANGKA RAYA, lintasberita1.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bersama Germas kembali mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengurangan Resiko Krisis Kesehatan dengan topik Penanggulangan Bencana di Kota Palangka Raya, Kamis (9/8/2018) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Batang Garing Center ini dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari instansi Pemerintah, Masyarakat, dan anggota Komisi IX DPR-RI Hang Ali Saputra Syah Pahan, SH.

Kasie Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Maria Jaquelina, P.SKM., M.Si., mengatakan, masih jelas di benak kita bagaimana di tahun 2015 Kota Palangka Raya terpuruk karena bencana kebakaran hutan dan lahan hingga menimbulkan kabut asap.

“Dengan diadakannya acara ini, saya berharap nantinya, bencana kabut asap yang lalu tidak terulang kembali,” harapnya.

Di tempat yang sama Hang Ali menjelaskan, bencana alam yang terjadi di Kalteng ini yang paling parah adalah kebakaran lahan dan hutan. Dampaknya seperti infeksi saluran pernafasan atas sampai ke paru-paru, asma, dan bahkan lebih parah lagi yaitu kerusakan paru-paru.

“Dulu, saya benar-benar menyaksikan kebakaran hutan yang menimpa Kalteng tahun 2015, kabut asap yang sangat luar biasa menyelimuti Kota Palangka Raya dan hampir di seluruh daerah Kalimantan Tengah,” ungkapnya. www.lintasberita1.com, #PERDI#